
UPdates - Presiden Prabowo Subianto memberikan total bonus sebesar Rp465,25 miliar kepada atlet peraih medali SEA Games 2025 di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 8 Januari 2026. Peraih medali emas untuk kategori tunggal menerima Rp1 miliar, perak Rp315 juta, sedangkan perunggu Rp157 juta.
You may also like :
Presiden Prabowo Bolehkan Warga Negara Asing Pimpin BUMN
Acara penghargaan tersebut diselenggarakan sebagai bentuk pengakuan negara atas dedikasi, kerja keras, dan prestasi para atlet yang telah mengibarkan Merah Putih di kancah olahraga Asia Tenggara.
You might be interested :
Emas Rp1 M, Perunggu Rp157 Juta, Presiden Bagi Bonus Rp465 M ke Peraih Medali SEA Games
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, serta ofisial yang telah berjuang membawa Indonesia meraih prestasi membanggakan.
“Saya sebagai Kepala Negara, Kepala Pemerintah, dan sebagai pribadi menyampaikan terima kasih saya kepada saudara-saudara sekalian, atas keberhasilan saudara menjaga kehormatan bangsa Indonesia,” ujar Presiden Prabowo, dilansir Keidenesia.TV dari laman Setneg, Jumat, 9 Januari 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan mengenai capaian kontingen Indonesia pada SEA Games ke-33 Thailand.
Erick melaporkan bahwa para atlet Indonesia berhasil menunjukkan performa terbaik dengan meraih 91 medali emas, 111 medali perak, dan 131 medali perunggu di berbagai cabang olahraga.
Erick menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, dan federasi cabang olahraga atas kerja keras dan kolaborasi yang solid.
“Total dananya 465.250.000.000, Pak. Ini angka yang luar biasa. Terima kasih, Bapak, perhatiannya. Tentu ini terdiri dari medali emas tunggal sebesar 1 miliar (rupiah), ini terbesar sebanyak sejarah juga karena Bapak. Terima kasih. Lalu untuk tunggal, medali perak 315 (juta rupiah) dan medali perunggu tunggal 157 (juta rupiah) nanti juga ada perhitungan tersendiri untuk beregunya, Bapak, termasuk pelatih juga mendapatkan bonus,” ujar Erick.