
UPdates—Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 akan terjadi dalam dua periode Maret ini.
You may also like :
Kapolri Bentuk Tim Reformasi Polri, Diketuai Komjen Chryshnanda Dwilaksana
Jenderal Listyo Sigit menyampaikan itu dalam rapat koordinasi lintas sektoral Operasi Ketupat 2026 di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Senin, 2 Maret 2026.
You might be interested :
Prabowo Perintahkan Kapolri dan Panglima TNI Tindak Tegas Massa Anarkis
Menurutnya, prediksi itu didapati berdasarkan hasil survei yang dilaksanakan jajaran Ditlantas bersama Kementerian Perhubungan dan membandingkan realisasi jumlah pemudik di tahun 2025.
"Prediksi puncak arus mudik (pertama) ini kemungkinan terjadi di tanggal 14 sampai dengan 15 Maret," kata Sigit sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari TBN, Senin, 2 Maret 2026.
Setelah periode arus balik pertama, pemerintah akan menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada tanggal 16 dan 17 Maret. Makanya, diperkirakan bakal terjadi puncak arus mudik kedua pada 18 dan 19 Maret.
Selain itu, Sigit mewanti-wanti seluruh jajaran agar dapat menyiapkan pengaturan penyeberangan ke wilayah Bali lantaran peringatan Hari Raya Nyepi jatuh bersamaan dengan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
"Sehingga perlu adanya pengaturan penyeberangan antara Jawa Timur dengan Bali karena menghormati Hari Raya Nyepi," ucap Sigit.
Di sisi lain, Sigit mengatakan untuk puncak arus balik juga akan terjadi dalam dua gelombang, yakni gelombang pertama pada 24 dan 25 Maret.
"Prediksi puncak arus balik kedua pada 28 sampai 29 Maret dan bila diperlukan Polri akan melaksanakan operasi lanjutan dengan kegiatan rutin yang ditingkatkan," tutup Sigit.