
UPdates—PSM Makassar belum menunjukkan tanda-tanda membaik. Di pekan keempat Super League 2026/2027, Pasukan Ramang kembali digilas PSS Sleman dengan skor 3-0.
You may also like :
Victor Luiz, Raja Assist PSM yang Masuk Best XI BRI Liga 1 2024/25, Begini Statistiknya Musim Ini
Kekalahan telak itu membuat tim Juku Eja terpuruk di papan bawah. Dengan 2 poin, mereka di peringkat 15 klasemen. Selain itu, anak asuh Darije Kalezic menyandang status tim paling keropos.
You might be interested :
Start Buruk di Super League, PSM akan Gelar Mini Pre-season Selama Libur Kompetisi
Dalam empat pertandingan awal musim ini, gawang PSM sudah kebobolan 11 kali. Artinya, PSM rata-rata kebobolan 2,75 gol per pertandingan.
Di antara 18 kontestan, jumlah kebobolan PSM menjadi yang tertinggi. Catatan mereka sama seperti dua tim zona degradasi, Persijap Jepara dan Isenmulang Kalteng FC.
Coach Darije menegaskan bahwa statistik tersebut merupakan sesuatu yang sama sekali tidak diharapkan dan menjadi bahan evaluasi utama.
Pada laga di markas PSS, tim pelatih juga menyoroti banyaknya kesalahan elementer dalam penguasaan bola yang merusak ritme permainan.
PSM Makassar kerap kehilangan bola-bola sederhana yang berdampak langsung pada kegagalan tim menerapkan gaya permainan yang sudah dibangun di tiga pertandingan sebelumnya.
Bek PSM, Dusan Lagator menegaskan, mereka semua sangat kecewa dengan torehan awal musim yang sangat buruk ini.
“Pada akhirnya, kami semua sangat kecewa. Tetapi dari titik ini, di pertandingan selanjutnya kami akan mencoba memberikan yang terbaik dan mulai mengambil poin untuk menang,” tegas Dusan sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari website resmi PSM, Selasa, 13 Oktober 2026.
PSM selanjutnya akan menghadapi PSIM Yogyakarta. Pertandingan pekan kelima ini akan berlangsung di Yogya pada Jumat, 16 Oktober 2026.
Laga ini akan berlangsung tanpa penonton. Makanya, suporter berharap Pasukan Ramang bisa membawa pulang poin dari Yogyakarta.