Ilustrasi MBG. (foto:Dok. Biro Hukum dan Humas BGN)

Ratusan Siswa dan Orang Tua yang Ikut Cicipi Diduga Keracunan MBG di Batang Jawa Tengah

24 September 2026
Font +
Font -
[ai_summarizer]

UPdates—Ratusan siswa dan orang tuanya diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

You may also like : diskusi darurat ekonomi ugmPara Ekonom Nilai MBG dan Koperasi Merah Putih Bebani Kesejahteraan Masyarakat

Wakil Bupati Batang, Suyono mengatakan sebanyak 276 orang terdampak berdasarkan data hingga Rabu malam. Namun, angka itu masih bisa berkembang karena pendataan dan pemeriksaan masih berlangsung.

You might be interested : gibran dilepas waprsriSetelah Karo, Wapres Gibran Kembali Kunjungi Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang

"Update jam 20.38 WIB, total 276 (orang) yang terdampak di Bawang. Jadi perkembangan nantinya kita tunggu, saat ini kita perhatian bersama," kata Suyono sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari CNN Indonesia, Kamis, 24 September 2026.

Penanganan korban dilakukan di sejumlah fasilitas kesehatan, yakni Puskesmas Batang, RSU Limpung, Puskesmas Subah, dan RSUD Kalisari Batang.

"Kita berikan layanan di sejumlah tempat layanan kesehatan, seperti Puskesmas Batang, RSU Limpung, Puskesmas Subah, dan RSUD Kalisari Batang," kata Suyono yang ditemui di RSUD Kalisari pada Rabu malam.

Pemkab Batang telah meminta Dinas Kesehatan mengambil sampel makanan MBG untuk diperiksa di laboratorium.

"Kita tunggu bersama, sambil menunggu hasil lab. Tadi saya sudah telepon Dinas Kesehatan agar mengambil sampel," ungkapnya.

Keluhan dialami warga beberapa jam setelah menyantap MBG yang dibagikan pada Selasa, 22 September.

Suyono mengatakan makanan tersebut dikonsumsi para siswa sekitar pukul 11.00 WIB. Sementara gejala mulai dirasakan pada siang hingga sore hari.

"Yang anak sekolah makan jam 11.00 WIB, tapi terasanya sore, jam 01.00 (13.00 WIB) atau jam 02.00 (14.00 WIB)," bebernya.

Selain siswa, sejumlah orang tua murid juga mengalami keluhan setelah mencicipi makanan MBG yang dibawa pulang anak mereka. Gejala yang dirasakan di antaranya mual dan pusing.

Suyono mengatakan telur menjadi salah satu dugaan awal makanan yang menyebabkan keluhan tersebut. Namun, dugaan itu belum dapat dipastikan sebelum hasil pemeriksaan laboratorium keluar.

"Telur, makan telur, rasanya beda. Setelahnya menjadi mual. Tadi saya tanya pusing dan mual," katanya.

Sebanyak 276 warga tersebut diketahui menerima MBG dari SPPG atau dapur MBG yang sama. Dapur tersebut melayani 11 titik penerima manfaat di Kecamatan Bawang dengan total 2.700 penerima manfaat.

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

capture

Mark Twain

"Rahasia untuk maju adalah memulai."
Load More >