
UPdates—Robot humanoid baru Expedition A3 dari perusahaan Tiongkok AGIBOT sudah dilantih dan mampu mendemonstrasikan teknik kung fu.
You may also like :
Laut Cina Selatan Memanas, Kapal Tiongkok dan Filipina Saling Tabrak
Video demonstrasi tersebut dipublikasikan oleh Shenzhen Channel.
You might be interested :
DeepSeek, Perusahaan AI Tiongkok yang Bikin Heboh
Versi sebelumnya, AGIBOT A2, menempuh jarak 106.286 km dengan sekali pengisian daya selama tiga hari, dan masuk dalam Guinness World Record.
AGIBOT A2 menyelesaikan tugas tersebut pada November 2025, beroperasi hingga baterainya benar-benar habis.
Versi baru ini melakukan serangkaian gerakan kung fu yang kompleks. Termasuk tendangan di udara dan menyerang beberapa objek di udara secara berurutan.
Selain itu, robot humanoid baru Expedition A3 ini juga mampu melakukan langkah-langkah terkontrol saat berada di udara.
Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Militarnyi, Kamis, 19 Februari 2026, pengembangan ini diposisikan sebagai produk sipil.
Akan tetapi, seperti halnya drone komersial, DJI tidak mengesampingkan potensi aplikasi militer.
Robot humanoid lainnya, Yushu, telah muncul dalam video yang dihasilkan AI yang mengeksplorasi potensi penggunaannya di bidang militer.
Perusahaan rintisan pertahanan AS, Foundation Future Industries sementara itu sedang mengembangkan robot humanoid tempur Phantom dan berencana untuk menawarkannya untuk digunakan oleh Angkatan Darat AS.
Perusahaan tersebut berencana untuk memproduksi 50.000 robot semacam itu pada akhir tahun 2027.
Foundation Future Industries menggambarkan Phantom sebagai platform untuk Angkatan Darat AS berdasarkan konsep menjadi "yang pertama masuk dan mematikan," yang dimaksudkan untuk menarik tembakan musuh dan mengurangi risiko bagi tentara.