
UPdates—Para penggemar Prancis bereaksi dengan anarki di seluruh negara itu setelah tim mereka menelan kekalahan dari Spanyol di semifinal Piala Dunia 2026.
You may also like :
Heboh Haaland Jagokan Mbappe Cs Juara Piala Dunia 2026
Menurut media Prancis, ActuLyon, di Lyon, seorang pria ditembak dan terluka saat pertandingan berakhir.
You might be interested :
Jadwal dan Venue Semifinal Piala Dunia 2026
Dua tersangka melarikan diri dari tempat kejadian dengan skuter, dengan alasan serangan yang tidak diketahui.
Diperkirakan setidaknya 161 penangkapan telah dilakukan di seluruh negeri dengan petugas polisi diserang.
Menurut Kepolisian Paris, 141 orang ditangkap di wilayah Paris sehubungan dengan insiden yang terjadi setelah pertandingan.
Sebagian besar penangkapan dikaitkan dengan dugaan penggunaan mortir kembang api yang menargetkan petugas polisi dan petugas tanggap darurat.
Pihak berwenang mengatakan tidak ada cedera serius yang dilaporkan.
Di Lyon, beberapa ratus orang berkumpul di Place Bellecour untuk menonton semifinal.
Setelah kemenangan Spanyol, kelompok-kelompok kecil diduga melemparkan benda-benda, termasuk kembang api, ke arah petugas polisi.
Polisi anti huru hara turun tangan dan menangkap sekitar 20 orang sehubungan dengan kerusuhan tersebut.
Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari TRT World, Rabu, 15 Juli 2026, menurut pihak berwenang setempat, mereka yang ditahan lahir antara tahun 2002 dan 2011.
Tidak ada cedera atau kerusakan properti yang signifikan yang dilaporkan di Lyon.