
UPdates - Tepat sehari setelah Presiden China, Xi Jinping merampungkan kunjungan kenegaraannya di Amerika Serikat untuk bertemu Presiden Donald Trump, Pemerintah China secara resmi mengirim sepasang panda raksasa bernama Ping Ping (jantan) dan Fu Shuang (betina) ke Amerika Serikat pada hari Minggu, 27 September 2026.
You may also like :
Erdogan Usulkan Hapus Hak Veto Dewan Keamanan PBB Milik AS, China, Rusia, Inggris, dan Prancis
Sepasang panda berusia 6 tahun ini akan menempati Kebun Binatang Atlanta di Georgia, AS. Kebun Binatang Atlanta sebelumnya telah menandatangani perjanjian kerja sama perlindungan panda selama 10 tahun dengan China Wildlife Conservation Association (CWCA).
You might be interested :
Perusahaan Negara China Diam-Diam Kirim Material Drone ke Rusia
Ping Ping dan Fu Shuang berasal dari Chengdu Research Base of Giant Panda Breeding di Provinsi Sichuan, China.
Keduanya diterbangkan dari Bandara Internasional Chengdu Shuangliu menggunakan jet kargo khusus dengan pengawalan tim dokter hewan serta persiapan makanan khusus seperti bambu segar, roti kukus jagung, dan wortel.
Ping Ping dan Fu Shuang dilaporkan telah mendarat di Atlanta pada Minggu, 27 September 2026 waktu setempat setelah menempuh penerbangan selama 16 jam.
Kehadiran Ping Ping dan Fu Shuang di Amerika Serikar menambah daftar populasi panda raksasa milik China di Negeri Paman Sam. Panda asal China lainnya sebelumnya sudah berada di kebun binatang San Diego dan Washington D.C.
Pengiriman Ping Ping dan Fu Shuang ini sendiri program "diplomasi panda", langkah simbolis untuk meredakan tensi geopolitik kedua negara, yang pada pertemuan terakhir di Washington menyepakati gencatan senjata perang dagang serta pembentukan saluran komunikasi khusus terkait kecerdasan buatan (AI).