
UPdates - Hari Pluto atau Pluto Day diperingati setiap tahun untuk memperingati ulang tahun penemuan Planet Pluto pada tahun 1930.
You may also like :
Sejarah Hari Ini, 18 Februari: Hari Paus Sedunia
Disadur dari National Today, meskipun Pluto ditemukan pada tahun 1930, kisah penemuannya dimulai pada tahun 1840 setelah astronom Prancis Urbain Le Verrier merasakan adanya planet di luar Uranus karena ketidakberaturan dalam orbitnya.
Intuisi ini membawanya untuk mengembangkan perhitungan matematika untuk menjelaskan perbedaan orbit Uranus dalam kaitannya dengan hukum gerak planet dan gravitasi, yang akhirnya mengarah pada penemuan Neptunus.
Setelah Neptunus ditemukan, sebuah peristiwa yang secara luas dianggap sebagai validasi dari sebagian praktik astronomi yang disebut mekanika selestial.
Kemudian disadari bahwa ada planet lain yang mengganggu orbit Uranus karena ketidakaturan dalam orbitnya terus berlanjut.
Hal ini kemudian menyebabkan pencarian Pluto — yang awalnya disebut Planet X — dipimpin oleh Percival Lowell, yang kematiannya kemudian menyebabkan pencarian Pluto diteruskan kepada Clyde Tombaugh, yang akhirnya menemukannya.
Planet ini, yang dinamai menurut dewa Romawi penguasa dunia bawah, dianggap sebagai salah satu dari sembilan planet di tata surya hingga tahun 2006.
Uni Astronomi Internasional menurunkan statusnya dan menyebutnya sebagai planet 'kerdil' karena tidak memenuhi kriteria untuk dianggap sebagai planet berukuran penuh dan ukurannya hanya dua pertiga dari ukuran Bumi.
Dipercaya bahwa dua huruf pertama dalam 'Pluto' adalah untuk menghormati Percival Lowell yang keyakinannya bahwa ada planet lain di luar Neptunus, membantu mendorong penemuan planet ini.