
UPdates - Hari Janda Internasional (International Widows Day) yang diperingati setiap tanggal 23 Juni, ditetapkan untuk menyoroti suara dan pengalaman para janda serta memberikan dukungan kritis atas berbagai masalah yang mereka hadapi.
You may also like :
Netanyahu Minta Kuasai 70 Persen Gaza, Israel "Ngambek" ke Sekjen PBB Usai Masuk Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik
Hari ini diprakarsai oleh The Loomba Foundation, sebuah organisasi amal yang berfokus pada pemberdayaan janda. Inisiatif tersebut diluncurkan di Dewan Bangsawan (House of Lords) Inggris pada tahun 2005.
You might be interested :
Sejarah Hari Ini, 23 Juni: Hari Janda Internasional
Tanggal 23 Juni dipilih secara khusus karena pada tanggal tersebut di tahun 1954, ibu dari pendiri yayasan tersebut, Shrimati Pushpa Wati Loomba, resmi menjadi seorang janda.
Setelah melalui kampanye global yang panjang, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) secara resmi mengadopsi resolusi untuk menetapkan 23 Juni sebagai Hari Janda Internasional. Peringatan global perdananya dilaksanakan pada tahun 2011.
Tujuan utama dari peringatan ini adalah untuk menghapus diskriminasi, kekerasan, dan stigma negatif yang kerap dialami oleh para janda di berbagai belahan dunia, sekaligus mempromosikan hak-hak mereka agar bisa hidup mandiri dan berdaya secara ekonomi.