
UPdates - Tanggal 4 Juli diperingati sebagai Hari Kemerdekaan Amerika Serikat (sering disebut Independence Day atau Fourth of July).
You may also like :
Prakiraan Cuaca Hari Ini, 4 Juli: Kota Makassar, Bulukumba dan Sinjai Diguyur Hujan di Jumat Pagi
Peringatan ini menandai disahkannya Deklarasi Kemerdekaan pada 4 Juli 1776 yang membebaskan Amerika Serikat dari kekuasaan Inggris.
Deklarasi bersejarah ini memproklamasikan kebebasan 13 koloni di Amerika Utara dari cengkeraman kekuasaan Kerajaan Britania Raya.
Mulanya, pada abad ke-17 dan 18, koloni Inggris di Amerika berkembang pesat. Namun, ketegangan muncul setelah Perang Prancis dan India (1754-1763).
Pemerintah Inggris memberlakukan berbagai pajak yang dinilai memberatkan tanpa adanya perwakilan koloni di parlemen, seperti Sugar Act (1763) dan Stamp Act (1765).
Kebijakan ini memicu protes keras bertajuk "No taxation without representation" (tidak ada pajak tanpa perwakilan). Puncaknya terjadi pada 1773 melalui peristiwa Boston Tea Party, di mana kolonis memprotes pajak teh dengan membuang muatan kapal Inggris ke pelabuhan.
Ketegangan memuncak menjadi Perang Revolusi Amerika (Perang Kemerdekaan) yang berlangsung pada tahun 1775-1783.
Pada 7 Juni 1776, Richard Henry Lee dari Virginia mengajukan mosi untuk merdeka.
Kongres Kontinental Kedua kemudian menunjuk sebuah komite—yang beranggotakan Thomas Jefferson, Benjamin Franklin, John Adams, dan tokoh lainnya—untuk merancang dokumen pemisahan diri.
Rancangan akhir Deklarasi Kemerdekaan secara resmi diadopsi dan disahkan oleh Kongres pada 4 Juli 1776.
Deklarasi Kemerdekaan ini pertama kali dibacakan di depan umum di Philadelphia pada 8 Juli 1776. Satu tahun kemudian, tepatnya pada 4 Juli 1777, Philadelphia mengadakan perayaan besar pertama yang diwarnai pesta kembang api, parade, dan penembakan meriam. Tradisi ini pun terus berlanjut hingga kini.