Presiden Soekarno bersama Presiden Kuba Osvaldo Dorticos (kiri) dan Perdana Menteri Kuba Fidel Castro (kanan) dalam kunjungan kenegaraan ke Kuba pada 1960. (foto:Dok.Getty Images via BBC Indonesia)

Sejarah Hari Ini, 7 Januari: Soekarno Umumkan Indonesia Keluar dari PBB

7 January 2026
Font +
Font -

UPdates – Pada 7 Januari 1965, Presiden Soekarno mengumumkan pengunduran diri Indonesia dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

You may also like : hasto 2 igSinggung Jokowi dan Tegaskan Siap Hadapi Proses Hukum, Hasto: Merdeka!

Sebelumnya, Pada 1 Desember 1964, wakil Indonesia di PBB telah lebih dulu menyampaikan pernyataan keras kepada Sekretaris Jenderal PBB U Thant agar para anggota PBB tidak mendukung Malaysia ke dalam anggota Dewan Keamanan PBB. Akan tetapi, ancaman tersebut tidak berhasil.

You might be interested : oldrock 1 1200x834Sejarah Hari Ini, 7 Januari: Hari Batu Tua

Pada 7 Januari 1965, Malaysia tetap diterima sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.

Presiden Soekarno pun geram dan mengumumkan langsung keputusan Indonesia untuk keluar sebagai anggota PBB.

Ini sebagai protes atas keputusan PBB menerima Malaysia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB di tengah konfrontasi Indonesia-Malaysia yang memanas.

Soekarno bahkan menggagas organisasi tandingan bernama CONEFO (Conference of the New Emerging Forces) untuk menghimpun kekuatan negara-negara baru.

Pada 28 September 1966, pada masa pemerintahan Presiden Soeharto, Indonesia kemudian kembali bergabung dengan PBB.

 

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

capture

Bertrand Russell

“Perang tidak menentukan siapa yang benar, hanya siapa yang tersisa.”
Load More >