
UPdates – Pada 7 Januari 1965, Presiden Soekarno mengumumkan pengunduran diri Indonesia dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
You may also like :
Singgung Jokowi dan Tegaskan Siap Hadapi Proses Hukum, Hasto: Merdeka!
Sebelumnya, Pada 1 Desember 1964, wakil Indonesia di PBB telah lebih dulu menyampaikan pernyataan keras kepada Sekretaris Jenderal PBB U Thant agar para anggota PBB tidak mendukung Malaysia ke dalam anggota Dewan Keamanan PBB. Akan tetapi, ancaman tersebut tidak berhasil.
You might be interested :
Sejarah Hari Ini, 7 Januari: Hari Batu Tua
Pada 7 Januari 1965, Malaysia tetap diterima sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.
Presiden Soekarno pun geram dan mengumumkan langsung keputusan Indonesia untuk keluar sebagai anggota PBB.
Ini sebagai protes atas keputusan PBB menerima Malaysia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB di tengah konfrontasi Indonesia-Malaysia yang memanas.
Soekarno bahkan menggagas organisasi tandingan bernama CONEFO (Conference of the New Emerging Forces) untuk menghimpun kekuatan negara-negara baru.
Pada 28 September 1966, pada masa pemerintahan Presiden Soeharto, Indonesia kemudian kembali bergabung dengan PBB.