
UPdates–Sejumlah petugas keamanan terluka pada hari Minggu ketika penyerang bersenjata mengebom sebuah gerbang tol yang sedang dibangun di dekat kota Cali, Kolombia, bertepatan dengan pelantikan presiden baru negara itu, Abelardo de la Espriella.
You may also like :
Ditembak 3 Kali Saat Kampanye, Calon Presiden Kolombia Kritis
Militer Kolombia menyatakan bahwa serangan tersebut terjadi di wilayah Santander de Quilichao. Menurut laporan Agence France-Presse, serangan itu menyebabkan beberapa petugas keamanan mengalami luka ringan.
De la Espriella mengecam pengeboman tersebut, seraya mengatakan bahwa serangan terhadap infrastruktur negara mengancam kemajuan, mobilitas, dan keamanan jutaan warga Kolombia.
Ia menegaskan tidak akan ada tempat persembunyian yang aman, keringanan hukuman, ataupun impunitas bagi pihak yang bertanggung jawab.
Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari SANA, Minggu, 9 Agustus 2026, Presiden berjanji akan meningkatkan operasi terhadap kelompok bersenjata dan penyelundup narkoba.
Kolombia terus menghadapi tantangan keamanan dari kelompok-kelompok bersenjata, termasuk faksi pembangkang dari Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC) yang menolak perjanjian damai tahun 2016 dengan pemerintah.