
UPdates—Setelah 105.000 unit mobil pikap dari India untuk kendaraan operasional Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, kini giliran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bikin heboh.
You may also like :
Makan Bergizi Gratis Tetap Jalan Selama Libur Sekolah, Begini Caranya
Saat ini, viral di media sosial video pengiriman motor listrik untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dalam video dinarasikan ada 70 ribu unit sepeda motor yang akan didistribusikan ke SPPG di Jawa Barat.
You might be interested :
Badan Gizi Nasional Jadikan India Sebagai Role Model
Sebagaimana dipantau Keidenesia.tv pada Senin, 6 April 2026, video unggahan akun TikTok @driver_lintasnusantara dan sejumlah akun X memperlihatkan motor berwarna hitam dengan livery biru terparkir di sebuah bangunan. Ada juga video yang menunjukkan motor diturunkan dan dinaikkan ke truk.
Merek motor itu “EMMO” dengan logo Badan Gizi Nasional (BGN) sudah terpasang di sisi samping kap depan.
Motor-motor yang masih terbungkus plastik itu disebut sebagai motor listrik. Bergaya motor trail seperti Honda CRF. Diduga motor listrik itu adalah Emmo JVX GT.
Emmo (termasuk model JVX GT) adalah merek kendaraan listrik yang berasal dari Kanada. Perusahaan ini berbasis di Toronto, Ontario, dan merupakan produsen sepeda serta motor listrik terkemuka di Amerika Utara sebelum hadir di Indonesia.
Dilansir dari penjelasan di situs resminya, Emmo JVX GT adalah motor listrik adventure bertenaga hingga 7.000 W dengan jarak tempuh 70 km. Motor listrik ini mendukung fast charging dengan pengisian 30% sampai 80% dalam waktu 1 jam.
Motor listrik tersebut dibekali baterai berkapasitas 72v 31Ah. Motor listrik ini kompatibel dengan dua baterai dan baterainya mudah dilepas.
Berdasarkan keterangan di situs resminya, Emmo JVX GT dibanderol dengan harga Rp56,8 juta.
Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Regional Bandung, Ramzi kepada awak media mengaku belum menerima informasi resmi terkait motor-motor tersebut.
Sebelumnya, PT Agrinas Pangan Nusantara mengimpor 105.000 unit mobil pikap dari India (Mahindra dan Tata Motors) untuk kendaraan operasional Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
Unit yang diimpor terdiri dari 35.000 Scorpio Pick Up, 35.000 Tata Yodha, dan 35.000 Tata Ultra T.7. Pengadaan ini merupakan bagian dari proyek total 160.000 kendaraan untuk mendukung distribusi KDKMP di seluruh Indonesia.
Impor kendaraan ini juga sempat viral dan mendapat kritik dari DPR RI. Namun, belakangan kabarnya menghilang setelah mobil-mobil itu tiba di Tanah Air.