Josepha Alexandra saat dikalungi medali juara II di Final LCC 4 Pilar MPR RI di Pontianak, Sabtu, 9 Mei 2026. (Foto: Tangkapan layar YouTube MPR RI)

Sikap Berkelas SMAN 1 Pontianak, Dukung SMAN 1 Sambas Wakili Kalbar, Dipuji Menteri UMKM

14 May 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • SMAN 1 Pontianak menunjukkan sikap berkelas dengan menghormati keputusan juri lomba dan memberikan dukungan penuh kepada SMAN 1 Sambas yang akan mewakili Kalbar di tingkat nasional.
  • Kepala SMAN 1 Pontianak, Indang Maryati, menyatakan bahwa sekolahnya tidak bermaksud menggugat hasil lomba, melainkan hanya meminta klarifikasi atas poin-poin yang dipersoalkan.
  • SMAN 1 Pontianak menyampaikan pernyataan sikap sebagai bentuk tanggung jawab moral dan komitmen terhadap nilai-nilai integritas dalam dunia pendidikan.
  • Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, memuji sikap SMAN 1 Pontianak dan menyatakan bahwa sekolah tersebut telah menunjukkan kebesaran hati.
  • Maman Abdurrahman juga berharap polemik ini tidak berkepanjangan dan dapat segera diakhiri untuk menjaga iklim pendidikan di Kalimantan Barat.
  • MPR RI sebelumnya telah memutuskan untuk menggelar tanding ulang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar tingkat Kalimantan Barat untuk mengakhiri polemik.
  • SMAN 1 Pontianak berkomitmen untuk menjaga semangat kebersamaan dan menciptakan iklim pendidikan yang kondusif, aman, dan berintegritas.
atau

UPdates—Sikap sangat berkelas ditunjukkan SMAN 1 Pontianak setelah kontroversi final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat 2026 yang sempat viral di media sosial.

You may also like : cerdas cermatHeboh Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI di Kalbar, Jawaban Sama tapi Juri tak Dengar dan Ngotot Salahkan Siswa yang Protes

Pihak SMAN 1 Pontianak menegaskan tetap menghormati keputusan yang telah ditetapkan juri lomba dan menyatakan dukungan penuh kepada SMAN 1 Sambas yang akan mewakili Kalbar di tingkat nasional, Agustus mendatang.

“SMAN 1 Pontianak tidak memiliki maksud untuk menganulir hasil lomba, melainkan semata-mata untuk memperoleh kejelasan melalui klarifikasi terhadap poin-poin yang dipersoalkan,” kata Kepala SMAN 1 Pontianak, Indang Maryati dalam pernyataan kepada awak media sebagaimana dilansir Keidenesia.tv, Kamis, 14 Mei 2026.

Dalam pernyataan sikap di akun Instagram sekolah, SMAN 1 Pontianak memberikan klarifikasi resmi mereka terkait polemik ini.

“Sehubungan dengan dinamika dalam pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026. SMAN 1 Pontianak menyampaikan pernyataan sikap sebagai bentuk tanggung jawab moral dan komitmen terhadap nilai-nilai integritas dalam dunia pendidikan,” jelas pihak SMAN 1 Pontianak.

“Langkah yang diambil merupakan bagian dari ikhtiar untuk memperoleh klarifikasi demi terwujudnya pelaksanaan lomba yang transparan, objektif, dan akuntabel, tanpa adanya maksud untuk menyerang pihak mana pun,” lanjut pernyataan tersebut.

Mereka menegaskan sangat mengapresiasi dukungan berbagai pihak dan menyatakan menerima semua keputusan terkait lomba.

“Kami menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan berbagai pihak, serta menegaskan penghormatan terhadap hasil yang telah ditetapkan. Dukungan penuh juga kami berikan kepada perwakilan Kalimantan Barat di tingkat nasional,” tegasnya.

Pihak sekolah menyatakan, ke depan, mereka berharap seluruh pihak dapat terus menjaga semangat kebersamaan, menjunjung tinggi nilai persatuan, serta bersama-sama menciptakan iklim pendidikan yang kondusif, aman, dan berintegritas.

“SMAN 1 Pontianak berkomitmen untuk Pendidikan yang Jujur dan Bermartabat,” tandasnya.

Pernyataan sikap SMAN 1 Pontianak mendapat acungan jempol dan pujian dari berbagai pihak. Salah satunya dari Menteri UMKM, Maman Abdurrahman yang juga berasal dari Pontianak.

“Salut untuk Kebesaran Hati Seluruh Keluarga Besar SMAN 1 Pontianak ... SMAN 1 Pontianak dan Sambas adalah sama sama Pemenang, ada hal yg jauh lebih penting yaitu menjaga Tali Ukhuwah dan Silaturahmi Kekeluargaan Kita semua,” kata Maman di kolom komentar unggahan SMAN 1 Pontianak.

Politikus Golkar itu mengatakan, semua sudah mengetahui bahwa ada kelalaian juri dalam peristiwa ini. Namun, menurutnya, publik sudah bisa menilai.

Menurut Maman, persoalan ini jangan sampai menjadi polemik berkepanjangan yang justru akan kontra produktif buat suasana dan iklim dunia pendidikan di Kalimantan Barat.

“Saya Bangga sama Adek adek SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas, kalian semua adalah The Next Leader serta Penerus Tongkat Estafet Kepemimpinan Kalbar. Jangan pernah Berhenti Bermimpi dan Belajar untuk Menggangkat Derajat Keluarga Kite, Kampong kite dan Indonesia,” tegas Maman.

Terkhusus untuk siswa SMAN 1 Pontianak, Maman menyakinkan mereka bahwa ini akan menjadi pelajaran penting.

“Nanti Kalian akan mengucapkan Rasa Syukur Kepada Allah Swt karena telah mendapatkan Pengalaman ini. Semangat,” ujarnya.

Sebelumnya, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI memutuskan menggelar tanding ulang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar tingkat Kalimantan Barat (Kalbar). MPR membuat keputusan ini untuk mengakhiri polemik yang terus berkembang.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

capture

Derek Bok

"Jika kamu berpikir pendidikan itu mahal, cobalah kebodohan."
Load More >