Al-Qa'qa' bin Antar (Foto via The News)

“Spider-Man” Yaman Tewas, Jatuh saat Daki Kawah Gunung Berapi Sedalam 120 Meter tanpa Peralatan

13 June 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Al-Qa'qa' bin Antar, pendaki bebas asal Yaman yang dijuluki 'Spider-Man' atau 'Manusia Laba-Laba', meninggal dunia setelah jatuh ke dalam kawah gunung berapi Haradhat Damt.
  • Kecelakaan itu terjadi saat Al-Qa'qa' mencoba mendaki tebing curam kawah yang memiliki kedalaman sekitar 120 meter tanpa menggunakan peralatan keselamatan.
  • Upaya penyelamatan dilakukan oleh tim yang tiba di lokasi kejadian, namun prosesnya berlangsung lama karena kondisi medan yang sulit dan air yang mengandung belerang di dasar kawah.
  • Jenazah Al-Qa'qa' bin Antar akhirnya ditemukan setelah upaya penyelamatan yang panjang, dan kematian pendaki muda ini disambut dengan kesedihan yang mendalam di Yaman.
  • Al-Qa'qa' bin Antar dikenal karena pendakiannya yang berani dan tanpa peralatan di tebing curam dan formasi vulkanik, sehingga ia dijuluki 'Manusia Laba-laba Yaman'.
  • Insiden ini kembali menyoroti risiko pendakian berbahaya dan tanpa peralatan, serta mengingatkan pentingnya keselamatan dalam melakukan aktivitas pendakian.
  • Pengikut media sosial Al-Qa'qa' bin Antar berbagi pesan belasungkawa dan mengenang keberanian pendaki muda ini yang telah membagikan rekaman pendakiannya di platform media sosial internasional.
atau

UPdates—Kabar duka datang dari Al-Qa'qa' bin Antar, salah satu pendaki bebas paling terkenal di Yaman yang dijuluki Spider-Man atau Manusia Laba-Laba.

You may also like : 01jr1p69z8kprh67acjeg6r8ztPrediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Yaman di Piala Asia U-17 2025 Malam Ini

Pemuda tersebut, yang mendapatkan banyak pengikut di media sosial dengan pendakian tebing berbahaya dan aksi tanpa peralatan, kehilangan nyawanya dalam kecelakaan di kawah gunung berapi Haradhat Damt di provinsi Dhamar.

Menurut sumber lokal, Al-Qa'qa' bin Antar mencoba mendaki tebing curam kawah, dengan kedalaman sekitar 120 meter, tanpa peralatan keselamatan apa pun. Akrobat muda itu kehilangan keseimbangan saat mendaki dan jatuh ke dasar kawah.

Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Haberler, Sabtu, 13 Juni 2026, setelah kecelakaan itu, tim yang tiba di lokasi kejadian melakukan upaya penyelamatan dalam waktu lama karena kondisi medan yang sulit.

Upaya penyelamatan berlangsung selama berjam-jam karena air yang mengandung belerang di dasar kawah dan struktur wilayah yang sulit dijangkau.

Pihak berwenang menyatakan bahwa jenazah pendaki muda tersebut ditemukan dengan susah payah.

Al-Qa'qa' bin Antar yang dikenal karena pendakiannya tanpa peralatan di tebing curam dan formasi vulkanik dijuluki "Manusia Laba-laba Yaman" karena rekaman yang dibagikannya.

Pendakian berbahayanya di tebing vulkanik wilayah Damt telah dilihat jutaan kali di platform media sosial internasional.

Kematian pendaki muda itu disambut dengan kesedihan yang mendalam di Yaman. Pengguna dan pengikut media sosial berbagi banyak pesan belasungkawa untuk Al-Qa'qa' bin Antar, yang dikenal karena keberaniannya, sementara insiden tersebut juga kembali menyoroti risiko pendakian berbahaya dan tanpa peralatan.

Font +
Font -