
UPdates—Jumlah korban tewas setelah dua gempa bumi dahsyat yang melanda barat laut Venezuela pekan lalu meningkat menjadi 1.719.
You may also like :
Operasi 5 Menit Delta Force AS, Presiden Maduro tak Bisa Tutup Pintu Ruang Baja saat Coba Melarikan Diri
Upaya penyelamatan terus dilakukan untuk puluhan ribu orang yang masih hilang atau terjebak di bawah reruntuhan.
You might be interested :
Update Gempa Venezuela: 188 Tewas, 1.520 Terluka, dan 157 Hilang
Jorge Rodriguez, pemimpin Majelis Nasional Venezuela, menyatakan dalam pidato di televisi pemerintah bahwa jumlah korban luka telah meningkat menjadi 5.034 dan 15.866 orang kini kehilangan tempat tinggal setelah gempa bumi beruntun berkekuatan 7,2 dan 7,5 magnitudo.
Gempa susulan yang kuat juga mengguncang Venezuela pada Senin pagi selama periode penting untuk upaya pencarian dan penyelamatan.
Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat gempa susulan itu berkekuatan 4,6 magnitudo pada kedalaman 10 kilometer (enam mil), dengan episentrum di utara Caraballeda di pantai Karibia Venezuela.
Rodriguez menyatakan bahwa tidak ada laporan langsung tentang kerusakan tambahan.
“Kita kembali lagi, di jalanan. Saya tidak tahu kapan kita akan memiliki momen kedamaian sejati,” kata Concepcion Hernandez, 51, kepada kantor berita Associated Press, saat ia mengevakuasi gedung apartemennya di kotamadya Chacao, Caracas, setelah gempa susulan tersebut sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Al Jazeera, Selasa, 30 Juni 2026.
Upaya penyelamatan internasional dan lokal telah berpacu dengan waktu dan berfokus pada kota pelabuhan utara La Guaira, daerah yang paling parah terkena dampak di negara yang dilanda krisis politik dan ekonomi yang berkepanjangan.
Para pejabat percaya bahwa puluhan ribu orang masih hilang sementara upaya penyelamatan terus berlanjut, melibatkan sekitar 30.000 pekerja darurat Venezuela dan 2.700 ahli asing.