
UPdates—Pelatih Italia, Gennaro Gattuso mengakhiri kontraknya dengan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) atas kesepakatan bersama setelah tersingkir di babak play-off Piala Dunia.
You may also like :
Jarang Main di Liverpool, Chiesa Dicoret dari Skuad Italia untuk Playoff Piala Dunia
Pengunduran diri Gattuso tiga hari setelah Italia kalah di final play-off Piala Dunia pertama kali disampaikan Federasi Sepak Bola Italia dalam sebuah pernyataan.
You might be interested :
Jarang Main di Liverpool, Chiesa Dicoret dari Skuad Italia untuk Playoff Piala Dunia
“Gattuso dan FIGC telah mengakhiri perjanjian mereka atas kesepakatan bersama,” demikian dikonfirmasi dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat, 3 April 2026 sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Football Italia.
Dalam pengumumannya, FIGC mengucapkan terima kasih kepada Gattuso dan stafnya atas komitmen dan semangat yang mereka berikan selama sembilan bulan dan mendoakan yang terbaik untuk kelanjutan karier mereka.
“Dengan berat hati, setelah gagal mencapai tujuan yang telah kami tetapkan, saya menganggap pengalaman saya sebagai kepala tim nasional telah berakhir,” kata Gattuso.
Ia menegaskan, jersey Azurri adalah hal yang paling berharga dalam sepak bola. “Dan karena alasan ini, sudah tepat untuk segera memfasilitasi evaluasi teknis di masa mendatang,” ujarnya.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Presiden Gabriele Gravina, Gianluigi Buffon, dan, bersama mereka, seluruh staf Federasi, atas kepercayaan dan dukungan yang selalu mereka berikan kepada saya,” lanjutnya.
Menurutnya, suatu kehormatan baginya untuk memimpin tim nasional dan melakukannya bersama sekelompok pemain yang telah menunjukkan komitmen dan keterikatan pada seragam Italia.
“Namun, ucapan terima kasih terbesar saya tujukan kepada para penggemar, kepada semua warga Italia yang dalam beberapa bulan terakhir tidak pernah gagal menunjukkan cinta dan dukungan mereka kepada Tim Nasional. Selalu dengan warna biru di hati saya,” tandasnya.
Gattuso menggantikan Luciano Spalletti pada Juni 2025 dan melakukan debutnya sebagai pelatih baru Azzurri pada September 2025 dengan kemenangan 5-0 atas Estonia.
Italia gagal lolos ke Piala Dunia lewat grup kualifikasi setelah kalah bersaing dengan Norwegia. Mereka kemudian menang atas Irlandia Utara di semifinal play-off untuk menjaga harapan lolos ke Piala Dunia.
Sayangnya, di final play-off melawan Bosnia dan Herzegovina, mereka kalah 1-4 dalam drama adu penalti setelah imbang 1-1 sepanjang 120 menit.
Kekalahan itu membuat Italia absen untuk kali ketiga secara berturut-turut di Piala Dunia. Mereka terakhir kali tampil di Piala Dunia 2014.
Kegagalan itu membuat Presiden FIGC, Gabriele Gravina mengundurkan diri Kamis kemarin. Beberapa jam kemudian, Ketua Delegasi Timnas Italia, Gianluigi Buffon juga mengumumkan pengunduran dirinya.
Italia memiliki dua pertandingan persahabatan pada bulan Juni, tetapi kecil kemungkinan mereka akan memiliki pelatih baru pada saat itu, mengingat Presiden FIGC yang baru akan dipilih pada Juni 2022.
Sejauh ini, beberapa nama calon pengganti Gattuso sudah muncul. Roberto Mancini yang membawa Italia juara Piala Eropa 2021 saat ini menjadi favorit.