Dokter Tifa (Foto: X/Dokter Tifa)

Tak Gentar Tersangka Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa: Saya Telah Siap Lahir dan Batin

7 November 2025
Font +
Font -

UPdates—Polda Metro Jaya menetapkan delapan tersangka dalam kasus ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

You may also like : jokowi prabowo xPrabowo Utus Jokowi Hadiri Pemakaman Paus di Roma

Ke delapan tersangka tersebut yakni Eggi Sudjana (ES), Kurnia Tri Rohyani (KTR), Damai Hari Lubis (DHL), Rustam Effendi (RE), Muhammad Rizal Fadillah (MRF), Roy Suryo (RS), Rismon Hasiholan Sianipar (RHS), dan Tifauziah Tyassuma alias dr. Tifa (TT).

You might be interested : saveclip.app 464524149 18443546536075048 6295209700711087100 nJokowi Siap Blusukan Lagi, PDIP Kembali Singgung Soal Ijazah

Setelah pengumuman itu, Dokter Tifa yang menjadi salah satu tersangka langsung memberikan pernyataan di akun X pribadinya, @DokterTifa.

“Di hari Jumat penuh berkah. Bismillahirrahmanirrahim. La hawla wa laa quwwata illa bila. Saya menghargai dan menghormati proses hukum. Dengan cara ini proses akan berlangsung terang benderang. Di mana kebenaran harus berpijak. Untuk proses ini, Saya menyerahkan sepenuhnya kepada Tim Kuasa Hukum saya,” katanya sebagaimana dilansir Keidenesia.tv, Jumat, 7 November 2025.

Ia menegaskan, dirinya yakin dengan apa yang diperjuangkannya. “⁠Sampai saat ini saya dengan haqqul yakin bahwa apa yg kami lakukan adalah perjuangan mencari dan menuju kebenaran. Memperjuangkan kebenaran pasti akan melewati jalan yg terjal dan berliku,” tegasnya.

Makanya, Dokter Tifa menyatakan dirinya sejak awal sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi segala risiko yang akan muncul.

“⁠Semua proses yg berlangsung saya serahkan sepenuhnya pada Allah. Secara pribadi saya telah siap lahir dan bathin. Hasbunallah wanikmal wakil nikmal maula wanikman nasir,” tandasnya.

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

images (9)

Christopher Paolini

"Tanpa rasa takut, tidak akan ada keberanian."
Load More >