
UPdates—Keracunan yang diduga diakibatkan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus berlanjut.
You may also like :
103 Siswa SMP di Cisarua Keracunan MBG, 1 Butuh Perawatan Psikologis
Selasa, 27 Oktober 2026 hari ini, ratusan siswa di Kabupaten Bogor mengalami mual, muntah, pusing, hingga sakit perut sehingga harus dilarikan ke rumah sakit dan puskesmas.
You might be interested :
Siswa di Konsel Keracunan MBG, Kesakitan dan Nangis Histeris, Warga: Dia Kejang, Astagfirullah!
Korban berasal dari SMPN 1 dan SMPN 2 Dramaga. Para siswa dilarikan ke Puskesmas Cangkurawok untuk mendapatkan perawatan. Sebagian lainnya dirujuk ke rumah sakit, termasuk RS KBP dan RS Medika.
Pihak sekolah SMP 1 Dramaga di Puskesmas Cangkurawok menyebut ada 200 siswa dan 15 guru mereka yang diduga mengalami keracunan.
Dugaan keracunan ini terjadi setelah siswa menyantap makanan MBG pada Senin, 26 Oktober 2026.
Sejak tengah malam hingga Selasa pagi, 27 Oktober 2026, siswa dan guru mulai merasakan gejala keracunan seperti mual, muntah, pusing, sakit perut, hingga badan lemas.
Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi kepada awak media menyebut sebanyak 417 orang menjalani perawatan medis.
Sebagian siswa yang kondisinya sudah membaik telah dipulangkan ke rumah masing-masing.
Ade Ruhandi dan jajaran terkait yang turun langsung ke lokasi perawatan memastikan kesiapan tenaga medis, serta menjamin seluruh biaya pengobatan ditanggung Pemerintah Kabupaten Bogor.
Sejauh ini, sampel makanan telah diamankan untuk diuji lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti keracunan tersebut.