
UPdates—Upaya pencarian Pelatih Valencia B, Fernando Martin Carreras yang menjadi korban dalam peristiwa tenggelamnya kapal wisata, KM Putri Sakinah akhirnya membuahkan hasil.
Di hari ke-10, Minggu, 4 Januari 2026, tim SAR gabungan berhasil menemukan mayat Fernando Martin.
Jenazah yang diduga pelatih Valencia itu ditemukan mengambang di perairan Pulau Rinca sekitar 1 nicotalmile dari lokasi kejadian tenggelamnya kapal KM Putri Sakinah.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman yang juga selaku SAR Mission Coordinator (SMC) menyebut mayat yang diduga Fernando Martin ditemukan tim RIB KPJ 2007 (Ditpolair Polda NTT) tepat pukul 08.47 WITA pada Minggu pagi.
Korban langsung dievakuasi oleh tim Sar gabungan menuju KN SAR Puntadewa untuk dibawa menuju ke Pelabuhan Marina Labuan Bajo dan selanjutnya diantar ke RS Komodo untuk diidentifikasi tim forensik DVI Polres Manggarai Barat.
Tim SAR gabungan masih akan melanjutkan pencarian dua korban yang masih hilang. Kedua korban itu juga merupakan warga Spanyol.
Sebelumnya, Fathur Rahman menjelaskan bahwa sesuai Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014, pelaksanaan operasi SAR pada prinsipnya dilaksanakan selama tujuh hari berturut-turut.
Namun, operasi dapat diperpanjang apabila masih terdapat tanda-tanda atau peluang penemuan korban.
“Kami tetap optimistis kerja keras seluruh unsur Tim SAR Gabungan dapat membuahkan hasil dalam masa perpanjangan operasi SAR ini,” kata Fathur Rahman sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Instagram Kantor SAR Maumere, Minggu, 4 Januari 2026.
Duta Besar Spanyol untuk Indonesia melalui surat resmi tertanggal 31 Desember 2025 menyampaikan harapan agar operasi SAR terhadap warga mereka yang tenggelam di perairan Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat, 26 Desember 2025 lalu terus diupayakan.