
UPdates—Timnas futsal Indonesia kalah terhormat dari raja futsal Asia, Iran di final AFC Futsal 2026.
Dalam laga di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu malam, Indonesia nyaris membuat sejarah besar setelah berkali-kali memimpin hingga menit akhir ekstra time.
Namun, keberuntungan lebih berpihak pada Iran yang akhirnya menang dalam drama adu penalti meski sempat tertinggal hingga penendang keempat.
You might be interested :
Target Pertahankan Emas SEA Games, Indra Sjafri Harap Berkah FIFA Match Day November
Pada final malam tadi, kedua negara imbang 5-5 hingga babak extra time. Lima gol Indonesia dicetak Reza Gunawan (7'), Israr Megantara (8', 9', 38'), dan Samuel Eko (24').
Sementara lima gol Iran disumbangkan Hosein Tayebi (4'), Mehdi Karimi (18', 37'), Saeid Ahmad (23'), dan Salar Aghapour (39').
Saat adu tos-tosan, Firman Adriansyah, Rio Pangestu, Rizki Xavier, dan Ardiansyah Nur mampu menaklukkan kiper Iran. Namun, dua algojo Indonesia lainnya, Dewa Rizki dan Israr Megantara gagal menjalankan tugasnya.
Sebaliknya, kiper Indonesia hanya mampu menggagalkan tendangan Masoud Yousef yang jadi algojo pertama Iran.
Mohammadhosein Derakhsani, Saeid Ahmad, Aghapour, Hossein Tayebi, dan Hossein Sabzi semuanya mampu mengoyak jalan gawang Indonesia untuk memastikan mereka menang 5-4.
Meski kecewa, Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto memuji pencapaian serta perjuangan anak asuhnya di final.
“Saya bangga,” katanya dalam jumpa pers sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Instagram Timnas Futsal Indonesia, Minggu, 8 Februari 2026.
Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir juga sangat mengapresiasi prestasi Muhammad Iqbal dkk. “Terima kasih atas perjuangan dan prestasi luar biasa Timnas Futsal Indonesia, yang telah berhasil mencetak sejarah dengan melangkah hingga Final AFC Futsal Asian Cup 2026,” ujar Erick.
Menurutnya, menghadapi Iran yang telah mengoleksi 14 gelar juara AFC Futsal Asian Cup, skuad Garuda tampil solid dan tidak gentar berkat dukungan penuh suporter di tribun.
“AFC menyampaikan apresiasi tinggi kepada Indonesia sebagai tuan rumah, bahkan menyebut salah satu partai final terbaik, dengan atmosfer dan antusiasme penonton yang luar biasa,” ungkap Erick Thohir.
