
UPdates - Sebanyak enam orang dilaporkan tewas dan 22 orang terluka setelah topan Dujuan menerjang Jepang pada Senin, 21 September 2026 waktu setempat.
You may also like :
Topan Dujuan dengan Angin 194 Km/jam, Jutaan Orang Diminta Mengungsi di Jepang
Topan Dujuan dilaporkan menyapu wilayah timur Jepang, yakni kawasan sekitar ibu kota Tokyo, hingga memicu hujan lebat dan tanah longsor.
Disadur Keidenesia.TV dari NHK, Rabu, 23 September 2026, di wilayah Kanagawa dan Chiba terjadi sejumlah tanah longsor yang mengakibatkan 6 orang tewas dan 6 orang hilang. Petugas kepolisian serta petugas pemadam kebakaran terus melanjutkan operasi pencarian.
Lebih dari 45 ribu rumah di Chiba juga mati listrik serta lebih dari 460 rumah mengalami kerusakan.
Pada Selasa pagi, Topan Dujuan dilaporkan telah bergerak menjauhi pesisir Jepang menuju Samudra Pasifik sehingga pihak berwenang mencabut dan menurunkan level peringatan di sebagian besar wilayah.
Para ilmuwan telah mewanti-wanti perubahan iklim akibat aktivitas manusia memperparah risiko hujan lebat karena atmosfer yang lebih hangat mampu menampung lebih banyak uap air.