
UPdates—Setidaknya 10 orang tewas dan 17 lainnya masih hilang setelah ledakan gas diduga memicu runtuhnya terowongan yang sedang dibangun di proyek pembangkit listrik tenaga air di negara bagian Himalaya timur laut India, Sikkim, dekat perbatasan Tiongkok.
You may also like :
Banjir Bandang Sapu Desa di Himalaya, Lebih 100 Orang Hilang, Hotel-Hotel Hancur dan Hanyut
Menurut Associated Press, para pejabat mengatakan pada hari Selasa bahwa ledakan menghancurkan terowongan pada hari Senin di desa Samardung, sekitar 25 mil dari ibu kota negara bagian, Gangtok.
Pejabat sipil di daerah tersebut, Anupama Tamling, kepada wartawan mengatakan, terowongan itu merupakan tempat para pekerja sedang melakukan pekerjaan konstruksi pada proyek pembangkit listrik tenaga air Teesta berkapasitas 500 megawatt.
Para korban selamat yang berhasil melarikan diri mengatakan kepada pihak berwenang bahwa mereka mendengar ledakan keras sebelum puing-puing berjatuhan menembus terowongan, menjebak puluhan orang di dalamnya.
Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Cleveland, Selasa, 21 Juli 2026, enam pejabat dari Perusahaan Listrik Tenaga Air Nasional (NHPC) milik negara, yang membangun proyek tersebut, memasuki terowongan untuk membantu upaya penyelamatan tetapi mereka sendiri juga terjebak.