Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani (Foto: MNA)

Trump Ancam AS Campur Tangan Bela Pendemo, Iran Balas Mengancam

2 January 2026
Font +
Font -

UPdates—Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump Jumat ini mengatakan bahwa Washington akan turun tangan jika Iran menembak dan membunuh demonstran damai secara brutal. Trump mengatakan, Amerika Serikat siap siaga dan siap bertindak.

You may also like : putin anadoluPutin Marah Diserang dengan Rudal Amerika, Rusia Bombardir Ukraina

Lewat unggahan di akun Truth Social miliknya, Trump mengatakan Amerika akan campur tangan menyelamatkan demonstran.

You might be interested : presiden iran masoud pezeshkian anadoluPresiden Iran Ternyata Terluka dalam Perang 12 Hari Melawan Israel, Diserang Saat Pertemuan

"Jika Iran menembak dan membunuh para pengunjuk rasa damai secara brutal, yang merupakan kebiasaan mereka, AS akan turun tangan menyelamatkan para demonstran. Kami siap bertindak. Terima kasih atas perhatian Anda terhadap masalah ini!” kata Trump sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Anadolu, Jumat, 2 Januari 2026.

Menanggapi pernyataan Presiden AS itu, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani di X mengatakan, “Dengan pernyataan para pejabat Israel dan Trump, apa yang telah terjadi di balik layar kini menjadi jelas.”

Ia mengatakan Iran membedakan antara sikap para pedagang yang berunjuk rasa di Iran dan tindakan para aktor yang mengganggu.

Selain itu, ia melontarkan ancaman balik ke AS. Ali Larijani memperingatkan bahwa campur tangan AS dalam apa yang ia gambarkan sebagai masalah internal akan menggoyahkan seluruh kawasan dan menghancurkan kepentingan Amerika.

“Rakyat Amerika harus tahu — Trump memulai petualangan ini. Mereka harus memperhatikan keselamatan tentara mereka,” tegasnya dilansir dari Anadolu.

Kantor Berita semi-resmi Iran, Fars dan kelompok hak asasi manusia Hengaw melaporkan sejumlah korban jiwa selama bentrokan antara demonstran dan pasukan keamanan.

Dua orang dilaporkan tewas di kota Lordegan di barat daya Iran, tiga lainnya di Azna dan satu di Kuhdasht.

Mengutip seorang pejabat lokal yang tidak disebutkan namanya, Fars melaporkan pada Kamis, 1 Januari 2025 bahwa lebih dari 150 orang berkumpul di daerah Chaharmahal dan Bakhtiari di Lordegan, meneriakkan slogan-slogan anti-pemerintah dan melempari bangunan publik dengan batu.

“Setelah polisi turun tangan, beberapa demonstran melepaskan tembakan ke arah pasukan keamanan, melukai sejumlah petugas, sementara dua orang tewas saat terjadi bentrokan tersebut,” kata pejabat itu.

Protes meletus pada 28 Desember di Grand Bazaar Teheran atas depresiasi tajam rial Iran terhadap mata uang asing serta memburuknya kondisi ekonomi, sebelum menyebar ke beberapa kota lain di seluruh negeri.

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian mengakui ketidakpuasan publik dan mengatakan pemerintah bertanggung jawab atas masalah ekonomi saat ini dan mendesak para pejabat untuk tidak menyalahkan aktor eksternal seperti AS.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

capture

Bertrand Russell

“Perang tidak menentukan siapa yang benar, hanya siapa yang tersisa.”
Load More >