Donald Trump (Foto: Daily AUSAF)

Trump Klaim AS “Habisi” Para Pemimpin Militer Iran dan Beri Ultimatum 48 Jam, Jenderal Ali: Tindakan Gugup dan Bodoh  

5 April 2026
Font +
Font -
[ai_summarizer]

UPdates—Presiden AS, Donald Trump mengklaim pada hari Sabtu waktu Amerika bahwa beberapa pemimpin militer Iran telah "dihabisi" dalam apa yang ia gambarkan sebagai serangan besar-besaran  di Teheran.

You may also like : trump apTrump Marah-Marah tak Jadi Pemenang Hadiah Nobel Perdamaian

Trump mengumumkan klaim itu dalam unggahan video yang dibagikan di platform Truth Social miliknya.

You might be interested : khamenei anadoluPembunuhan Ali Khamenei Sebuah Kesalahan, Pemimpin Demokrat Israel: Anaknya Lebih Ekstrem

“Banyak pemimpin militer Iran, yang telah memimpin mereka dengan buruk dan tidak bijaksana, telah dihabisi, bersama dengan banyak hal lainnya, dengan serangan besar-besaran ini di Teheran!” ujarnya sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Anadolu, Minggu, 5 April 2026.

Ia tidak memberikan detail lebih lanjut tentang waktu, cakupan, pemimpin militer yang dimaksud, atau pelaku serangan yang dilaporkan tersebut.

Selain klaim tersebut, Donald Trump juga mengeluarkan ultimatum 48 jam kepada Iran terkait Selat Hormuz. Ia menegaskan, Iran memiliki waktu 48 jam untuk memenuhi tuntutan Washington untuk membuat kesepakatan atau membuka kembali Selat Hormuz.

"Ingat ketika saya memberi Iran sepuluh hari untuk MEMBUAT KESEPAKATAN atau MEMBUKA SELAT HORMUZ. Waktu hampir habis - 48 jam sebelum semua malapetaka menimpa mereka," ujar Trump.

Namun, Iran sama sekali tidak gentar. Jenderal Ali Abdollahi Aliabadi dari komando militer pusat Iran menyebut ancaman Trump adalah "tindakan yang tidak berdaya, gugup, tidak seimbang, dan bodoh".

Perkembangan ini terjadi ketika pasukan AS dan Iran berupaya keras dan berlomba mencari seorang pilot Amerika yang pesawatnya ditembak jatuh.

Kawasan Teluk bergolak sejak AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari, yang menewaskan lebih dari 1.340 orang hingga saat ini, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ali Khamenei.

Teheran membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, serta Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS. Iran juga telah membatasi pergerakan kapal melalui Selat Hormuz.

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

capture

Mark Twain

"Rahasia untuk maju adalah memulai."
Load More >