
UPdates—Presiden Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodríguez mengkonfirmasi di saluran TV pemerintah Venezuela bahwa setidaknya 188 kematian tercatat pasca dua gempa bumi dahsyat di negara tersebut.
You may also like :
Gempa 7,6 Skala Richter di Karibia, Peringatan Tsunami 3 Meter di Kuba
Jumlah korban tewas diperkirakan akan meningkat karena tim penyelamat terus menyisir puing-puing. Rodríguez mengatakan banyak orang masih terjebak di gedung-gedung dan pusat perbelanjaan yang rusak.
You might be interested :
Operasi 5 Menit Delta Force AS, Presiden Maduro tak Bisa Tutup Pintu Ruang Baja saat Coba Melarikan Diri
Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari NBC News, Jumat, 26 Juni 2026, setidaknya 1.520 orang terluka dirawat di rumah sakit dan 157 orang dilaporkan hilang.
Setidaknya 138 gempa susulan mungkin telah dilaporkan, sehingga menyulitkan upaya penyelamatan.
Spesialis penyelamat dari seluruh Venezuela dan negara-negara lain, seperti AS, Meksiko, Spanyol, dan Qatar, sedang menuju ke zona bencana.
Perserikatan Bangsa-Bangsa juga sedang dalam perjalanan untuk memberikan bantuan, kata Rodríguez.
Ia menambahkan bahwa penjabat Presiden Venezuela, Delcy Rodríguez, telah membentuk dana rekonstruksi sebesar 200 juta dolar AS untuk rumah sakit, rumah, dan infrastruktur lain yang runtuh.
Sejauh ini, kerusakan telah dilaporkan di 250 bangunan di La Guaira, Caraballeda, dan Playa Larga.