Sejumlah siswa di Makale Tana Toraja tengah mendapat perawatan medis karena keracunan diduga usai menyantap makanan MBG, Kamis, 3 September 2026. (foto:Dok. koranseruya.com)

Update Keracunan MBG di Makale Tana Toraja: Korban 160 Orang, 81 Masih Dirawat

4 September 2026
Font +
Font -

UPdates - Jumlah siswa SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 2 Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan yang keracunan makanan diduga dari menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebanyak 160 siswa.

You may also like : sppg 11September Kelabu MBG, 2.320 Siswa dan Guru Diduga Keracunan dalam 3 Hari

"Iya jumlahnya total ada 160 orang," kata Sekretaris Daerah Tana Toraja sekaligus Ketua Satgas MBG, Rudy Andi Lolo kepada CNNIndonesia.com yang dilansir Keidenesia.TV, Jumat, 4 September 2026.

You might be interested : sma negeri 1 lasemAda yang Diare Sampai 7 Kali, Toilet tak Bisa Tampung, 750 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Keracunan MBG

Rudy Andi Lolo menambahkan bahwa dari 160 siswa SMP yang terdampak gangguan kesehatan akibat makanan program MBG yang dibagikan pada hari Rabu lalu, sebanyak 81 orang masih menjalani perawatan di tiga rumah sakit.

"Jadi tadi pagi sisa 81 orang rawat inap tapi mungkin hari ini sudah bisa pulang. Kemudian ada 106 rawat jalan dan langsung pulang," ungkapnya.

Pihak kepolisian saat ini dilaporkan telah turun tangan menyelidiki penyebab dugaan keracunan MBG di Tana Toraja.

"Iya, sementara ini kita masih menunggu hasil pemeriksaan sampel makanan dari pihak BPOM," kata Kapolres Toraja, Budi Hermawan.

Menurut Budi bahwa penyelidikan dilakukan untuk mengetahui apakah ada tindakan kelalaian dalam proses pembuatan makan MBG tersebut atau tidak.

"Kita harap korban bisa sembuh secepatnya, agar proses proses penyelidikan bisa dilakukan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala BGN, Sudaryono menyatakan pihaknya tengah melakukan evaluasi menyeluruh menyusul laporan gangguan kesehatan yang diduga terjadi setelah mengonsumsi menu MBG di sejumlah daerah.

"Tentu kami sangat terpukul sebetulnya, tapi kami tidak boleh menyerah. Insya Allah ini kami perbaiki semua tata kelolanya, aturannya, penataan keuangannya, dan lain sebagainya," kata Sudaryono usai rapat dengan Komisi IX DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis malam.

Ia pun menyerahkan proses hukum dugaan tindak pidana dalam kasus gangguan kesehatan terkait MBG kepada aparat penegak hukum.

"Pidana atau tidaknya itu tergantung hasil penyelidikan dari pihak aparat penegak hukum," kata Sudaryono

Sudaryono mengatakan berdasarkan laporan yang diterimanya, sejumlah kasus gangguan kesehatan tersebut telah masuk tahap penyidikan. Namun, dia tidak memerinci lokasi maupun kasus yang dimaksud.

"Apakah ada yang tersangka atau tidak? Kita serahkan kepada hasil penyidikan atau penyelidikan oleh aparat penegak hukum di lapangan," imbuhnya.

Sebelumnya pada Kamis, 3 September 2026, ratusan siswa yang berasal dari dua sekolah menengah tingkat pertama (SMP) di Makale Tana Toraja dilarikan ke Rumah Sakit karena mengalami gejala mual sakit kepala, sakit perut dan muntah diduga keracunan makan bergizi gratis (MBG).

Para siswa yang mengalami keracunan berasal dari SMPN 1 Makale dan SMPN Satap 2 Makale, Tana Toraja.

Ratusan siswa dari dua sekolah tersebut dilarikan ke sejumlah rumah sakit yang ada di Makale, di antaranya yakni di RSUD Lakipadada, RS Fatima, dan RS Sinar Kasih.

 

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

images (9)

Christopher Paolini

"Tanpa rasa takut, tidak akan ada keberanian."
Load More >