Kapten Istanbul Yurdum Spor Gani Catan melakukan kompresi dada pada burung camar setelah terkena bola selama final play-off liga amatir di Istanbul, Turki. (Foto: Tangkapan Layar/X)

Viral! Aksi Heroik Penyelamatan Burung dengan CPR di Final Bola di Istanbul, 2 Menit Penonton Hening

24 February 2026
Font +
Font -

UPdates—Insiden langka dan mengharukan terjadi di lapangan selama final sepak bola amatir di Istanbul. Seekor burung camar yang terkena bola diselamatkan dalam aksi heroik.

You may also like : victor osimhen gettyDrama Transfer Victor Osimhen Berakhir

Menurut laporan Anadolu Agency (AA), insiden tersebut terjadi selama Final Play-Off Liga Amatir Istanbul 1, kompetisi tingkat lokal yang menentukan promosi melalui fase gugur pasca-musim.

You might be interested : turis salah masukMomen Lucu Turis Masuk ke Acara Pemakaman untuk Makan karena Mengira Restoran

Pertandingan yang dimainkan di Zeytinburnu tersebut mempertemukan Mevlanakapi Guzelhisar melawan Istanbul Yurdum Spor.

Pada menit ke-22, kiper Istanbul Yurdum Spor, Muhammet Uyanik melakukan clearance dengan menendang bola keluar dari area penaltinya.

Saat di udara, bola tersebut ternyata mengenai seekor burung camar yang terbang, yang kemudian jatuh ke tanah.

Dalam video yang ramai dibagikan di medsos, termasuk oleh akun X @MyLordBebo, Kapten tim Istanbul Yurdum Spor, Gani Catan langsung berlari ke arah burung itu dan memberikan pertolongan pertama.

Ia melakukan tindakan resusitasi jantung paru (CPR), yang biasa dikenal sebagai kompresi dada. Saat itu, pemain kedua klub ikut bergabung dan berkumpul di sekitar burung menyaksikan aksi penyelamatan heroik itu.

Uyanik mengatakan bahwa awalnya ia tidak menyadari apa yang ditabrak bola, dan baru mengerti setelah mendekati benda putih yang jatuh dari langit. Ia menggambarkan perasaannya yang terkejut dan sangat sedih, mencatat bahwa itu masih makhluk hidup.

Gani Catan, yang menjadi orang pertama yang berlari setelah mengenali burung yang jatuh itu sebagai burung camar mengatakan burung itu tampak tidak responsif dan tidak dapat bernapas, dan insting pertamanya adalah memulai CPR.

Sang kapten mengatakan dia melakukan kompresi dada selama sekitar dua menit. Saat dia terus melakukannya, dia melaporkan melihat gerakan kembali ke kaki dan mata burung itu, setelah itu burung itu mulai kembali responsif.

Setelah diberi air, burung camar itu kemudian dibawa ke pinggir lapangan dan diserahkan kepada staf medis yang hadir di pertandingan tersebut.

Catan mengatakan dia belum menerima pelatihan kesehatan atau pertolongan pertama formal apa pun, dan menggambarkan intervensi tersebut sebagai upaya refleks untuk menyelamatkan hewan tersebut.

Setelah diserahkan kepada tim medis pertandingan, burung camar tersebut menerima perawatan tambahan. Kemudian diketahui bahwa burung tersebut mengalami kerusakan sayap akibat benturan dan tidak dapat terbang untuk sementara waktu, dan sedang dirawat.

Uyanik mengatakan dia tidak tahu di mana burung camar itu dirawat, tetapi menambahkan dia akan mempertimbangkan untuk berkunjung jika dia dapat mengetahui lokasinya.

Momen yang mengubah suasana siaran langsung

Onur Ozsoy, yang memandu siaran langsung, mengatakan momen tersebut menarik perhatian yang intens dan menyebabkan banyak orang menghubungi untuk menanyakan kondisi burung camar tersebut.

Dia menggambarkan kejadian tersebut sebagai sesuatu yang jarang, jika pernah, terlihat di lapangan sepak bola, dan mengatakan siaran menjadi hening saat situasi tersebut terungkap.

Ozsoy mengatakan kru kemudian mendengar bahwa burung camar itu sudah bisa berjalan lagi, meskipun butuh waktu sebelum bisa terbang.

Ini lebih penting daripada gelar juara

Pertandingan berakhir dengan kekalahan bagi Istanbul Yurdum Spor, yang membuat mereka kehilangan gelar juara.

Catan mengatakan kekalahan itu mengecewakan, tetapi ia menganggap penyelamatan itu lebih bermakna daripada hasil pertandingan.

"Kami kehilangan gelar juara, tetapi membantu menyelamatkan nyawa adalah hal yang baik. Ini lebih penting daripada gelar juara," tegasnya sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Turkiye Today, Selasa, 24 Februari 2026.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

capture

Benjamin Franklin

"Perang tidak dibayar di masa perang, tagihannya datang kemudian."
Load More >