Detik-detik sebelum Andrie Yunus disiram air keras (Foto: X/Tangkapan Layar)

Viral Rekaman CCTV saat Andrie Yunus Disiram Air Keras, Novel Baswedan: Biadab, Saya Mendesak Presiden Memberikan Perhatian Terhadap Perkara Ini

13 March 2026
Font +
Font -

UPdates—Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras di kawasan Jakarta Pusat pada Kamis, 12 Maret 2026 malam sekitar pukul 23.37 WIB.

You may also like : andrie yunus x mk1Aktivis KontraS Andrie Yunus Luka Parah Disiram Air Keras, Ini Ciri-Ciri 2 Pelaku

Video CCTV yang merekam detik-detik kejadian sadis itu viral di media sosial.

You might be interested : andrie yunus x mk1Aktivis KontraS Andrie Yunus Luka Parah Disiram Air Keras, Ini Ciri-Ciri 2 Pelaku

Dari rekaman CCTV yang ramai dibagikan di media sosial, dua pelaku berboncengan menggunakan motor matic berwarna putih.

Kedua pelaku mengenakan pakaian berwarna putih dan biru. Si penyiram, duduk di belakang, berkaus biru dan mengenakan topi yang dibalik. Sementara pembonceng mengenakan baju putih dan memakai helm.

Mereka sempat melewati Andrie Yunus dan berhenti di perempatan kemudian putar balik mengadang korban. Tak lama setelah putar balik, Andrie muncul dan mereka langsung menyiram tubuhnya dengan air keras lalu kabur.

Andrie dalam CCTV langsung mengerem dan menjatuhkan motornya di jalan dengan mesin yang masih hidup. Ia berteriak kesakitan dan minta tolong.

Ia terlihat melepas pakaiannya satu per satu dan tubuhnya terlihat memerah akibat air keras. Sejumlah warga yang mendengar teriakannya berdatangan menolongnya.

Mantan penyidik KPK, Novel Baswedan yang juga merupakan korban penyiraman air keras beberapa tahun lalu menegaskan bahwa ini serangan terorganisir dan meyakini pelaku ada beberapa orang.

“Dari CCTV yang saya perhatikan, saya yakin pelakunya terorganisir. Pelakunya nggak satu motor yang berdua gitu. Nggak. Terorganisir. Ada simbol-simbol yang dilakukan di lapangan sehingga ketika menyerang itu begitu terorganisir. Ini suatu yang direncanakan untuk menyerang. Jadi begitu jahatnya mereka ini. Biadab sekali,” katanya dalam video jumpa pers di X yang dipantau Keidenesia.tv, Jumat, 13 Maret 2026.

Ia pun menegaskan bahwa ini bukan masalah pribadi. “Kalau kita lihat bagaimana pelaku melakukan dengan terorganisir sedemikian rupa, tentu ini bukan masalah pribadinya Andrie Yunus sehingga ini menjadi hal penting,” ujarnya.

“Dan saya yakin, tadi saya juga sudah dapat informasi bahwa dari Polri sudah melakukan beberapa langkah investigasi. Tentunya kita ingin apresiasi juga. Begitu juga dengan RSCM yang memberikan layanan terbaik. Tapi pengusutan ini harus dilakukan dengan menyeluruh,” tegasnya.

Novel mengatakan semua yang terlibat harus ditangkap dan dihukum berat. “Semua orang yang terlibat harus diusut. Aktor intelektualnya harus disentuh. Harus dijangkau dan diberikan pertanggung jawaban yang berat,” katanya.

Makanya, ia juga meminta Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan atensi khusus. “Oleh karena itu, saya juga mendesak kepada Pak Presiden agar memberikan perhatian terhadap perkara ini. Dan memberikan dukungan kepada Polri untuk bisa mengusut dengan sungguh-sungguh agar semua pelakunya bisa diberikan hukuman seberat-beratnya,” ujarnya.

Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya menyebut insiden itu terjadi usai Andrie Yunus menghadiri acara podcast berjudul "Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia" di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

Akibat serangan itu, Andrie Yunus yang sudah berkali-kali mendapat teror dalam satu tahun terakhir mengalami luka serius.

“Andrie Yunus, telah mengalami serangan penyiraman air keras oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) yang mengakibatkan terjadinya luka serius di sekujur tubuh terutama pada area tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata,” kata Dimas sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Instagram KontraS, Jumat, 13 Maret 2026.

Setelah insiden itu Andrie langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Ia menyebut dari hasil pemeriksaan Andrie menderita luka bakar parah. "Dari hasil pemeriksaan, Andrie mengalami luka bakar sebanyak 24 persen," tuturnya.

Kronologi kejadian itu bermula ketika Andrie tengah mengendarai sepeda motornya di Jalan Salemba I - Talang, Jakarta Pusat. Saat itu, dua orang pelaku yang melawan arah di Jalan Talang (Jembatan Talang) kemudian menyiram Andrie dengan air keras saat mereka berpapasan.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

mustofa bisri

Achmad Mustofa Bisri

"Kerendahanmu tidak akan terangkat dengan merendahkan orang lain."
Load More >