
UPdates—Cristiano Ronaldo kembali ke performa terbaiknya saat ia mencetak dua gol bersejarah untuk Portugal dalam pertandingan Piala Dunia 2026 melawan Uzbekistan.
You may also like :
Jadi Olahragawan Berpenghasilan Tertinggi, Kekayaan Ronaldo Melejit Jauh di Atas Messi
Ronaldo menjadi pemain pertama dalam sejarah yang mencetak gol di enam Piala Dunia berbeda, membawa Portugal meraih kemenangan 5-0.
Namun, di luar rekor-rekor tersebut, ada juga kisah mengharukan yang terkait dengan pertandingan itu.
Bintang Uzbekistan, Rustamjon Ashurmatov dan Dostonbek Khamdamov, bertemu Ronaldo ketika mereka masih remaja saat bintang Portugal itu mengunjungi Tashkent pada tahun 2009.
Dan, 17 tahun kemudian, mereka berhadapan dengan idola mereka di panggung global.
Foto dan video Ronaldo yang menghadiri kamp pelatihan pemain sepak bola di Tashkent, yang juga menampilkan Ashurmatov dan Khamdamov, viral di media sosial menjelang pertandingan.
Saat itu, Ashurmatov dan Khamdamov berusia 12 atau 13 tahun, sementara Ronaldo baru saja memenangkan Ballon d'Or pertamanya dan baru saja meninggalkan Manchester United untuk Real Madrid dalam kesepakatan rekor dunia.
Dalam pertemuan Piala Dunia FIFA mereka, Ashurmatov bermain sebagai bek untuk Uzbekistan, bermain penuh selama 90 menit.
Sayangnya, Khamdamov tidak mendapat kesempatan bermain sebagai pemain pengganti selama pertandingan.
Cristiano Ronaldo yang berusia 41 tahun berada di bawah tekanan untuk memberikan hasil setelah performa buruk di awal turnamen besar ini, mencetak gol pada menit keenam.
Ia menambahkan gol kedua dengan penyelesaian cerdas sebelum jeda babak pertama saat tim asuhan Roberto Martinez mengamuk dan menang 5-0.
Penampilan gemilang bintang lima itu sangat kontras dengan hasil imbang 1-1 yang membosankan melawan Republik Demokratik Kongo di mana Ronaldo tampil kurang maksimal dan hampir tak terlihat.
"Saya bisa katakan ini adalah minggu yang sangat berat, minggu yang sulit, minggu di mana opini publik sangat keras terhadap kami, terhadap semua pemain, terutama terhadap pelatih,” katanya usai laga sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari NDTV, Rabu, 24 Juni 2026.
"Tapi memang selalu seperti itu, tidak apa-apa karena jika dipikir-pikir, saya sudah 23 tahun menjadi pemain profesional dan setiap kali keadaan tidak berjalan baik, orang-orang akan berkata, 'Cristiano, dia sudah habis, dia sudah tua',” lanjutnya.
Legenda Manchester United itu mengaku senang bisa memimpin negaranya meraih poin penuh. "Itu adalah respons yang bagus dari saya dan rekan-rekan setim saya, itulah yang kami inginkan," ujarnya.