
UPdates—Cahaya misterius terbang melintasi langit di beberapa wilayah Indonesia pada Sabtu, 4 April 2026 malam.
You may also like :
Hinca Panjaitan: Selat Malaka Jadi Jalur Kejahatan Narkoba
Peristiwa menggegerkan itu direkam sejumlah warga di Lampung dan Sumatera Barat dan viral di media sosial.
Gerakan cahaya berwarna jingga kemerahan itu menjadi perhatian karena mirip dengan rudal-rudal dalam perang di Timur Tengah yang saat ini sedang berlangsung.
Berbagai spekulasi mengenai cahaya itu pun bermunculan. Ada yang menyebut cahaya terang yang tampak bergerak beriringan itu adalah meteor yang jatuh. Sementara yang lain menyebutnya komet.
Dengan lintasan cahaya yang tampak mengarah ke bawah, warga pun sempat dibuat was-was. “Deket banget. Katanya ini komet, moga baik baik aja. Lokasi metro, Lampung sekitar jam 8 malam,” tulis pengguna X bernama Zamza Salim sebagaimana dipantau Keidenesia.tv, Minggu, 5 April 2026.
Pengurus DPP Partai Demokrat, Hasbil Mustaqim Lubis juga turut membagikan fenomena itu dan memention BRIN.
“Ehh ini apa ya? Teman saya barusan vidioin ini dari Lampung. Apa ya? Bisa bantu dijelaskan BRIN Indonesia,” tulisnya.
Peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin menyebut benda bercahaya tersebut sebagai sampah antariksa.
Menurut Thomas, objek itu merupakan bagian dari badan roket China jenis CZ-3B R/B.
Dijelaskan Thomas, informasi terbaru dari Space-Track dan analisis orbit menunjukkan roket Tiongkok tersebut meluncur dari arah India menuju Samudra Hindia dan jatuh di pantai barat Sumatera.
“Jatuh pukul 19:56 di pantai barat Sumatera. Tidak (berbahaya), itu jatuh di laut,” ungkap Thomas Djamaluddin sebagaimana dilansir dari Kumparan, Minggu, 5 April 2026.