Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin di kawasan Car Free Day Jalan Sudirman (Foto: Pemkot Makassar)

Wali Kota Munafri Ingin Makassar Bebas Asap Rokok

7 June 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmen pemerintah kota untuk memperkuat upaya pengendalian tembakau demi melindungi generasi muda dari paparan nikotin.
  • Pemerintah Kota Makassar berupaya memperbaiki regulasi untuk memastikan generasi muda terlindungi dari paparan nikotin dan asap rokok, termasuk mendukung kebijakan pelarangan penjualan rokok secara ketengan.
  • Munafri menekankan bahwa perubahan perilaku masyarakat membutuhkan proses panjang dan langkah-langkah konkret yang dilakukan secara konsisten untuk mencapai tujuan Makassar bebas rokok.
  • Ia mengajak masyarakat untuk memulai perubahan dari lingkungan keluarga dan diri sendiri, karena bahaya rokok tidak hanya dirasakan oleh perokok aktif tetapi juga orang-orang di sekitarnya.
  • Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) Kota Makassar Tahun 2026 digelar oleh Hasanuddin Center for Tobacco Control and NCD Prevention (Hasanuddin Contact) berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kota Makassar.
  • Acara tersebut merupakan bagian dari upaya pendampingan untuk mengawal Kota Makassar menjadi kota layak anak, kota sehat, dan kota yang aman.
  • Direktur Hasanuddin Contact, Ridwan Amiruddin, menegaskan bahwa pendampingan tersebut diwujudkan melalui kolaborasi bersama seluruh pihak-pihak terkait, termasuk Dinas Kesehatan dan seluruh Puskesmas Kota Makassar.
atau

UPdates—Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya memperkuat upaya pengendalian tembakau demi melindungi generasi muda dari paparan nikotin.

You may also like : world no tobacco daySejarah Hari Ini, 31 Mei: Hari Tanpa Tembakau Sedunia

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyampaikan komitmen itu di kawasan Car Free Day Jalan Sudirman, saat menghadiri peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) Kota Makassar Tahun 2026, Minggu, 7 Juni 2026.

Acara tersebut digelar oleh Hasanuddin Center for Tobacco Control and NCD Prevention (Hasanuddin Contact) berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kota Makassar.

Munafri menyampaikan Pemerintah Kota Makassar terus berupaya memperbaiki regulasi untuk memastikan generasi muda terlindungi dari paparan nikotin dan asap rokok.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Makassar terus mendukung berbagai kebijakan pengendalian tembakau. Termasuk kebijakan pelarangan penjualan rokok secara ketengan yang telah diatur pemerintah pusat.

“Kami dari pemerintah kota memang sangat peduli dan apalagi terakhir ini ada peraturan Presiden yang sudah melarang penjualan rokok secara ketengan,” katanya sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari website resmi Pemkot Makassar, Minggu, 7 Juni 2026.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Makassar tengah menyiapkan regulasi yang lebih kuat yang akan terimplementasi sebagai bagian dari peta jalan menuju Makassar bebas rokok.

Appi juga mendorong perubahan perilaku bagi masyarakat membutuhkan proses panjang. Sehingga diperlukan langkah-langkah konkret yang dilakukan secara konsisten.

“Kita harus membuat perencanaan yang baik karena ini adalah merubah habit. Ini butuh proses yang panjang sehingga kita harus membuat langkah-langkah yang kuat untuk memastikan road map, bebas rokok,” ujarnya.

Untuk itu, Munafri juga mengajak masyarakat memulai perubahan dari lingkungan keluarga dan diri sendiri, mengingat bahaya rokok tidak hanya dirasakan oleh perokok aktif tetapi juga orang-orang di sekitarnya.

“Rokok ini tidak hanya berbahaya kepada diri sendiri, tapi juga berbahaya kepada lingkungan dan orang yang ada di sekitar kita,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur Hasanuddin Contact, Ridwan Amiruddin, mengatakan peringatan HTTS Kota Makassar 2026 merupakan bagian dari upaya pendampingan untuk mengawal Kota Makassar menjadi kota layak anak, kota sehat, dan kota yang aman

Pendampingan tersebut, lanjutnya diwujudkan melalui kolaborasi bersama seluruh pihak-pihak terkait, termasuk Dinas Kesehatan dan seluruh Puskesmas Kota Makassar.

“Acara ini sebagai suatu upaya pendampingan Hasanuddin Contact dalam mengawal kota Makassar menjadi kota layak anak, kota sehat, kota yang aman,” ujarnya.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

capture

Hiram Johnson

“Korban pertama ketika perang datang adalah kebenaran”
Load More >