Wakil Presiden AS, JD Vance (Foto: Reuters)

Wapres AS Murka: Hanya Trump Kepala Negara di Seluruh Dunia yang Bersimpati pada Israel Saat Ini

19 June 2026
Font +
Font -

UPdates—Wakil Presiden AS, JD Vance melontarkan teguran luar biasa kepada para kritikus Israel terhadap kesepakatan perdamaian Iran, memperingatkan mereka agar tidak mengasingkan satu-satunya sekutu kuat mereka yang tersisa di dunia.

You may also like : trump kissAda Apa dengan Trump? Minta Ganti Nama Selat Hormuz Jadi “Selat Trump” untuk Akhiri Perang, Sebelumnya Ngaku Ditawari Jadi Pemimpin Tertinggi Iran

Dalam sebuah pengarahan di Gedung Putih pada hari Kamis, Vance mengatakan kepada anggota kabinet ekstremis Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk bangun dan sadari kenyataan, di tengah meningkatnya ketegangan antara Netanyahu dan Presiden AS Donald Trump.

You might be interested : netanyahu afpPM Israel Netanyahu Tawarkan Rp79,3 Miliar untuk Setiap Sandera yang Ditahan Hamas

"Donald J. Trump adalah satu-satunya kepala negara di seluruh dunia yang bersimpati kepada negara Israel saat ini, dan kebetulan ia adalah kepala negara adidaya dunia," kata Vance sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari TRT World, Jumat, 19 Juni 2026.

"Jika saya berada di kabinet pemerintah Israel, saya mungkin tidak akan menyerang satu-satunya sekutu kuat yang tersisa di seluruh dunia," lanjutnya.

Kedua negara bersama-sama melancarkan perang terhadap Iran pada 28 Februari, tetapi Trump telah mengecam Israel karena terus melakukan serangan terhadap Lebanon yang mengancam akan menggagalkan kesepakatan dengan Teheran.

"Selama tiga bulan terakhir, dua pertiga dari senjata pertahanan yang telah melindungi tanah air Anda telah dibangun oleh tangan Amerika dan dibayar dengan uang pajak Amerika," tambah Vance.

"Masalah bagi Israel bukanlah Donald J. Trump -- dan siapa pun di Israel yang berpikir masalah terbesar mereka adalah presiden Amerika Serikat perlu bangun dan menyadari kenyataan situasi yang sebenarnya," tegasnya.

Dalam sebuah wawancara dengan New York Times yang diterbitkan pada hari Kamis, Vance secara langsung menyebut Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir dan Menteri Keuangan Bezalel Smotrich sebagai pihak yang menyerang kesepakatan tersebut.

"Saya kira tanggapan saya kepada mereka adalah — apa proposal Anda yang sebenarnya? Anda adalah negara dengan sembilan juta penduduk. Anda tidak bisa hanya membunuh untuk menyelesaikan setiap masalah keamanan nasional yang Anda miliki," kata Vance kepada Times.

Trump sendiri semakin kritis terhadap tingginya angka kematian akibat invasi Israel, khususnya di Lebanon.

“Ketika dua drone ditembakkan ke gurun dan jatuh tanpa membahayakan, Anda tidak perlu merobohkan gedung-gedung di Beirut. Mereka bisa berperilaku lebih baik, dan terus terang mereka bisa melakukan pekerjaan yang lebih baik,” kata Trump dalam konferensi pers di KTT G7 di Prancis pada hari Rabu.

Pada hari Kamis, Trump mendesak Israel dan negara-negara Timur Tengah lainnya untuk mematuhi gencatan senjata.

“Kami mengharapkan gencatan senjata lengkap di semua lini, termasuk Lebanon, Hizbullah, dan Israel. Terima kasih atas perhatian Anda terhadap masalah ini!” kata Trump di jejaring sosial Truth miliknya.

Israel telah menyatakan tidak akan mematuhi kesepakatan damai AS-Iran.

Pada hari Kamis, Israel menewaskan tiga warga Lebanon dalam serangannya.

Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA) melaporkan bahwa sebuah drone musuh menargetkan sebuah mobil di daerah Kfar Tibnit, menewaskan dua orang.

Di desa tetangga Zebdine, drone lain menewaskan satu orang lagi, kata NNA.

Sementara itu, militer Israel mengumumkan kematian salah satu tentaranya pada malam sebelumnya dalam insiden di Lebanon selatan yang juga menyebabkan tujuh lainnya terluka.

Juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Stephane Dujarric, mengatakan bahwa pasukan penjaga perdamaian di Lebanon juga melaporkan adanya baku tembak pada hari Kamis.

"Sejauh ini hari ini, 143 lintasan proyektil telah diamati. Dari jumlah tersebut, 119 dikaitkan dengan Pasukan Pertahanan Israel (tentara Israel), dan sisanya dengan Hizbullah," kata Dujarric dalam briefing harian.

"Kemarin, 364 peluncuran proyektil telah diamati, di mana 330 dikaitkan dengan IDF (tentara Israel) dan 34 dengan Hizbullah," tandasnya.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

capture

Hiram Johnson

“Korban pertama ketika perang datang adalah kebenaran”
Load More >