Pohon pisang yang ditanam warga di tengah jalan (Foto: X/Tangkapan Layar)

Warga Tanam 200 Pisang di "Jalan Seribu Lubang", Bupati Minta Maaf di Medsos

4 April 2025
Font +
Font -

UPdates—Bosan dan kecewa dengan janji-janji pemerintah untuk memperbaiki jalan berlubang di daerah mereka yang tak pernah direalisasikan, warga desa di Blora, Jawa Tengah melakukan aksi protes frontal. Jalan rusak tak terurus itu mereka tanami dengan pohon pisang.

Tidak tanggung-tanggung, warga menanam 200 pohon di tengah jalan yang mereka juluki "Jalan Seribu Lubang" karena kondisinya yang sudah sangat memprihatinkan.

Sebagaimana dilansir keidenesia.tv dari X.com, Jumat, 4 April 2025, aksi tersebut dilakukan warga pada Rabu, 2 April 2025 lalu.

Selain menanam pohon pisang, warga juga memasang poster sindiran ke pemerintah di atas jalan yang menghubungkan tiga desa, yakni Nglebur, Janjang, dan Bleboh tersebut. Salah satunya berbunyi, "Janjimu tak Semanis Bicaramu. Ubur-ubur Ikan Lele, Dana Perbaikan Jalan ke Mana Le".

Aksi warga Blora ini menjadi perbincangan netizen. Warganet mendukung apa yang dilakukan masyarakat desa tersebut. "Janji kampanye emang kudu ditagih," tulis salah satu pengguna X dengan akun bernama @AdindaZahrany07 sebagaimana dipantau keidenesia.tv, Jumat, 4 April 2025.

Yang lain mengaku sangat prihatin mengingat status Blora sebagai penghasil minyak. "Padahal daerah penghasil minyak," ujar pemilik akun X @goodbyekitty12.

Kabupaten Blora, Jawa Tengah memang merupakan penghasil minyak bumi dan gas bumi (migas). Bahkan, Blora dikenal sebagai "kota minyak" dan memiliki sejarah perminyakan yang panjang.

Menanggapi aksi protes terbuka warga itu, Bupati Blora, Jawa Tengah, Arief Rohman meminta maaf di media sosial. Ia menjelaskan bahwa pembangunan jalan itu sedianya dilakukan tahun 2024, namun tidak dilaksanakan karena kendala anggaran.

"Mohon maaf. Pembangunan Jalan Kabupaten ruas Cabak - Bleboh - Batas Bojonegoro yang sedianya dilakukan tahun 2024 belum bisa dilaksanakan karena anggaran Inpres Jalan 2024 yang diajukan Pemkab Blora ke Kementrian Pekerjaan Umum untuk ruas tersebut tidak lolos," katanya di akun Instagram pribadinya seperti dilihat keidenesia.tv, Jumat, 4 April 2025.

Karena tidak mendapat anggaran dari Kementrian Pekerjaan Umum, maka menurutnya kelanjutan pembangunan ruas Cabak - Bleboh - batas Bojonegoro dicarikan anggaran lain dari APBD Kabupaten Blora 2025.

"Alhamdulillah eksekutif dan legislatif (DPRD) telah menyetujui pagu anggaran Rp6 miliar untuk melanjutkan jalan yang telah dibeton 2022-2023 lalu," ungkapnya.

Ia pun memastikan perbaikan jalan itu akan dikerjakan pertengahan tahun ini. "Saat ini sedang proses penyusunan dokumen lelang pembangunannya. Jika lelang pembangunan berjalan lancar, InshaAllah pembangunan akan dimulai Juni - Juli 2025. Sambil menunggu proses lelang pembangunan, besok akan dilaksanakan pengurukan dengan grosok oleh @dpuprblora," katanya dalam unggahan Kamis, 3 April 2025.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

gettyimages 635752305 e1610538598206 copy 48e2

Helen Keller

“Anda tidak akan pernah belajar sabar dan berani jika di dunia ini hanya ada kebahagiaan.”
Load More >