Ilustrasi hujan di siang hari. (foto: AI Generated)

Waspada Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang di Tengah Masa Peralihan Musim Sepekan ke Depan

11 April 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang pada periode 10 hingga 16 April 2026.
  • Hujan dengan intensitas ringan hingga lebat terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, dengan curah hujan tertinggi terpantau di Papua Barat mencapai 190,7 mm per hari.
  • Kondisi cuaca tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor atmosfer, termasuk aktivitas gelombang Rossby Ekuatorial, Kelvin, dan Mixed Rossby Gravity (MRG), serta fenomena Madden Julian Oscillation (MJO).
  • BMKG memprakirakan bahwa cuaca Indonesia pada periode 10-12 April 2026 akan didominasi hujan ringan hingga hujan lebat, dengan beberapa wilayah perlu mewaspadai peningkatan hujan sedang hingga lebat.
  • Wilayah yang perlu mewaspadai peningkatan hujan sedang hingga lebat meliputi sebagian besar Sumatra, Banten, Jakarta, Bali, Nusa Tenggara, sebagian besar Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara, serta sebagian besar Papua.
  • Masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, genangan, tanah longsor, pohon tumbang, dan gangguan transportasi, serta memantau informasi cuaca melalui laman resmi BMKG dan media sosial resmi BMKG.
  • BMKG juga mengingatkan bahwa informasi cuaca dapat berubah sewaktu-waktu, sehingga masyarakat perlu terus memantau pembaruan prakiraan dan peringatan dini resmi.
atau

UPdates—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di berbagai wilayah Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang pada periode 10 hingga 16 April 2026, seiring masih kuatnya dinamika atmosfer di tengah masa peralihan musim.

You may also like : pakistan hujan independetHujan Deras 3 Minggu, 178 Orang Tewas di Pakistan

BMKG sebelumnya mencatat, dalam periode 6–8 April 2026, hujan dengan intensitas ringan hingga lebat terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.

You might be interested : img 7376Prakiraan Cuaca, 5 April: Seluruh Wilayah Sulawesi Selatan Berpotensi Hujan di Minggu Siang

Curah hujan tertinggi terpantau di Papua Barat mencapai 190,7 mm per hari, disusul DI Yogyakarta 87,4 mm per hari, Kalimantan Tengah 86,4 mm per hari, Papua 84 mm per hari, Sumatra Barat 84,1 mm per hari, Sumatera Utara 75 mm per hari, dan Lampung 73,5 mm per hari.

Kondisi tersebut dipengaruhi sejumlah faktor atmosfer, antara lain aktivitas gelombang Rossby Ekuatorial, Kelvin, dan Mixed Rossby Gravity (MRG), serta fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) yang melintasi sebagian wilayah Sumatra. Selain itu, proses peralihan monsun Asia menuju monsun Australia juga turut memengaruhi pola cuaca nasional.

Dalam keterangan, pada Sabtu, 11 April 2026, BMKG menjelaskan bahwa menguatnya Monsun Australia mendorong aliran massa udara dari Australia menuju Indonesia yang umumnya lebih kering.

Namun, sejumlah dinamika atmosfer lain, seperti sirkulasi siklonik di Samudra Hindia barat daya Banten dan Laut Banda, tetap mendukung pembentukan awan hujan di berbagai wilayah.

Untuk periode 10–12 April 2026, cuaca Indonesia umumnya didominasi hujan ringan hingga hujan lebat.

Wilayah yang perlu mewaspadai peningkatan hujan sedang hingga lebat meliputi sebagian besar Sumatra, Banten, Jakarta, Bali, Nusa Tenggara, sebagian besar Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara, serta sebagian besar Papua.

Sementara itu, wilayah dengan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat meliputi Sumatra Utara, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Sulawesi Tengah, dan Maluku. BMKG juga mencatat adanya potensi angin kencang di Sumatra Barat, Papua Barat, dan Papua.

Memasuki periode 13–16 April 2026, cuaca masih diprakirakan didominasi hujan ringan hingga sedang. Akan tetapi, potensi hujan lebat tetap perlu diwaspadai di sebagian besar Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara, dan Papua. Wilayah berstatus siaga pada periode ini antara lain Jawa Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Papua Pegunungan.

Kepada masyarakat, BMKG mengimbau mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, genangan, tanah longsor, pohon tumbang, dan gangguan transportasi.

Masyarakat juga diminta secara berkala memantau informasi cuaca melalui laman resmi BMKG, aplikasi InfoBMKG, dan media sosial resmi BMKG.

“Informasi cuaca dapat berubah sewaktu-waktu, sehingga masyarakat perlu terus memantau pembaruan prakiraan dan peringatan dini resmi,” demikian imbauan BMKG.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

russell

Bertrand Russell

"Perang tidak menentukan siapa yang benar, hanya siapa yang tersisa"
Load More >