
UPdates—Setidaknya 10 orang tewas dan sedikitnya 64 orang terluka di Meksiko akibat ledakan kembang api saat sebuah festival desa berlangsung.
You may also like :
Ajaib! Terjebak 15 Hari, Pria Ini Bertahan Hidup di Gua Bawah Air yang Gelap di Kedalaman 90 Meter
Rekaman video memperlihatkan warga yang sedang merayakan festival membawa replika banteng dari jerami, dengan kembang api yang menyembur keluar dari replika tersebut di Santa Maria Canchesda, wilayah Temascalcingo, Meksiko tengah.
Kantor berita AFP melaporkan bahwa perayaan pada hari Sabtu waktu Meksiko itu merupakan bagian dari ritual setempat.
Replika banteng yang terbakar itu tampaknya memicu ledakan pada persediaan kembang api yang lebih besar di dalam gereja desa.
Menurut AFP, ledakan itu meruntuhkan dinding dan menyebabkan kebakaran di alun-alun kota.
Media setempat melaporkan bahwa beberapa orang terjebak di bawah reruntuhan akibat ledakan tersebut.
Keuskupan wilayah Atlacomulco yang berada di dekat lokasi kejadian menyatakan bahwa dua orang pastor terluka namun diperkirakan akan selamat.
"Kami bersatu dalam doa bagi mereka yang telah kehilangan nyawa, keluarga dan orang-orang terkasih mereka, serta bagi mereka yang terluka dan semua orang yang sedang mengalami masa-masa penuh rasa sakit dan kekhawatiran hari ini," demikian pernyataan keuskupan tersebut di media sosial sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Al Jazeera, Senin, 7 September 2026.
Kejaksaan Agung Meksiko menyatakan bahwa penyebab ledakan belum diketahui dan penyelidikan telah dimulai.
Insiden terkait kembang api yang mematikan pernah terjadi sebelumnya di Meksiko. Pada bulan Juli 2018, sebuah ledakan menewaskan 24 orang di pabrik kembang api di kota Tultepec, sebelah utara Mexico City.
Dua tahun sebelumnya, 42 orang tewas dalam ledakan kembang api lainnya di sebuah pasar di kota yang sama.