
UPdates—Dua jet tempur AS bertabrakan pada hari Minggu waktu Amerika di sebuah pertunjukan udara di negara bagian Idaho.
You may also like :
Israel Kehabisan Rudal? Mulai Pakai Amunisi Tua untuk Serang Iran
Kecelakaan yang melibatkan dua pesawat tim demonstrasi E/A-18G Vikings Growler terjadi selama pertunjukan di Gunfighters Air Show di Pangkalan Angkatan Udara Mountain Home.
Video yang diambil oleh penonton menunjukkan detik-detik tabrakan kedua jet dan aksi empat awak menyelamatkan diri dengan empat parasut terlihat di udara setelah kecelakaan itu.
Para pejabat mengklasifikasikan insiden tersebut sebagai tabrakan di udara, dan pangkalan Angkatan Udara tersebut ditutup sementara karena investigasi sedang berlangsung.
Insiden dramatis itu terjadi pada hari kedua dan terakhir pertunjukan udara Gunfighter Skies, 3,2 km barat laut Pangkalan Angkatan Udara Mountain Home di Idaho. Kebakaran terjadi dan pangkalan tersebut sempat ditutup.
Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari BBC, Senin, 18 Mei 2026, juru bicara Angkatan Laut AS kepada CBS News mengatakan semua awak pesawat berhasil melontarkan diri dengan selamat dari pesawat jet EA18-G Angkatan Laut AS itu. Belum jelas apakah mereka terluka.
"Awak pesawat yang terlibat dalam insiden tersebut berada dalam kondisi stabil," kata Mountain Air Force Base Gunfighters dalam pernyataan yang diposting di media sosial.
"Terima kasih kepada semua tamu kami atas kesabaran dan belas kasih Anda, yang memungkinkan kami untuk merespons insiden tersebut dengan cepat dan aman," kata pernyataan itu.
Komandan Amelia Umayam mengatakan kepada CBS bahwa para awak pesawat sedang diperiksa oleh petugas medis.
Angkatan Laut AS mengatakan setiap jet tersebut berharga sekitar $67 juta (Rp1,1 triliun).
Kim Sykes dari Silver Wings of Idaho, yang membantu mengorganisir pertunjukan udara tersebut mengatakan bahwa tidak ada seorang pun di pangkalan militer yang terluka.
Ini adalah pertama kalinya dalam delapan tahun pertunjukan udara diadakan di Pangkalan Angkatan Udara Mountain Home.
Kecelakaan sebelumnya telah terjadi di acara tersebut, menurut surat kabar Idaho Statesman. Seorang pilot paralayang meninggal dalam kecelakaan di pertunjukan udara tahun 2018 itu.
Pada tahun 2003, sebuah jet Thunderbird Angkatan Udara jatuh, tetapi pilot berhasil melontarkan diri dengan selamat.
Karena kecelakaan hari Minggu dan investigasi selanjutnya, acara pertunjukan udara yang tersisa telah dibatalkan.