
UPdates - Enam orang dilaporkan tewas dalam sebuah aksi penembakan di beberapa lokasi di sebuah kota di Iowa, Amerika Serikat yang menurut polisi dipicu oleh perselisihan rumah tangga.
You may also like :
Sebut Dirinya akan Kalah di Pilpres Amerika, Trump Gugat Surat Kabar dan Tim Survei
Polisi menyebut bahwa tersangka pelaku penembakan tewas akibat luka tembak yang ia lakukan sendiri saat petugas kepolisian menghadapinya.
"Serangkaian pembunuhan" itu terjadi pada hari Senin, 1 Juni 2026 di dua rumah dan sebuah tempat usaha di Muscatine, jelas polisi setempat.
"Hari ini saya benar-benar tidak punya kata-kata untuk mengungkapkan perasaan saya -- tentang tindakan jahat ini dan apa yang telah dilakukannya terhadap komunitas kami," kata Kepala Kepolisian Muscatine, Anthony Kies yang disadur Keidenesia.TV dari ABC News, Rabu, 3 Juni 2026.
Menurut Departemen Kepolisian Muscatine, empat korban tewas di satu rumah. Penembakan itu dilaporkan pada hari Senin sekitar pukul 12:12 siang waktu setempat.
Tersangka yang diidentifikasi oleh polisi sebagai Ryan Willis McFarland, 52 tahun, dari Muscatine—meninggalkan rumah sebelum polisi tiba. Petugas menemukannya di dekat lokasi kejadian, di sebuah jalan setapak di sepanjang Sungai Mississippi.
"Saat berbicara dengan Ryan Willis McFarland, dia mengakhiri hidupnya sendiri," kata Kies. "Petugas dan personel EMS memberikan pertolongan. Namun, dia dinyatakan meninggal di tempat kejadian."
Di tengah penyelidikan, detektif mengetahui bahwa kemungkinan ada korban tambahan dan kemudian menemukan dua pria tewas akibat luka tembak, kata pihak berwenang. Satu ditemukan di rumah lain dan yang lainnya di sebuah bisnis di dekatnya, kata pihak berwenang.
"Temuan awal menunjukkan penembakan tersebut berakar dari perselisihan rumah tangga," kata Departemen Kepolisian Muscatine. "Semua korban diyakini sebagai anggota keluarga dari tersangka yang meninggal."
Kepala polisi mengatakan tersangka memiliki catatan kriminal, meskipun ia tidak memberikan rincian lebih lanjut. Tidak ada ancaman aktif terhadap masyarakat, kata Kies.
Kasus pembunuhan tersebut masih dalam penyelidikan dan polisi belum merilis nama atau usia para korban.