Kompleks Masjid Al Aqsa (foto:wikipedia)

Masjid Al-Aqsa Terancam Roboh Gegara Penggalian Terowongan Israel

25 October 2025
Font +
Font -
[ai_summarizer]

 

You may also like : gaza serangan anadoluPemimpin Hamas di Gaza, Ali al-Amoudi Lolos dari Upaya Pembunuhan Israel

UPdates - Kekhawatiran akan robohnya bangunan Masjid Al-Aqsa di Yerusalem kian mengemuka akibat penggalian terowongan yang dilakukan oleh Israel di bawah masjid tersebut.

You might be interested : f42579b0 20a9 4c13 8402 9dd7c83c292a (1)Arab Saudi Mengutuk Penyerbuan Masjid Al-Aqsa oleh Ben-Gvir

Penasihat Kegubernuran Yerusalem, Marouf Al-Rifai mengingatkan agar Israel tidak melanjutkan penggalian di sekitar Masjid Al Aqsa, utamanya penggalian terowongan yang menghubungkan beberapa situs bersejarah.

Terowongan-terowongan ini menghubungkan 'Kota Daud', melewati lorong-lorong yang dibangun dari dinding batu.

"Ini merupakan bagian dari rencana untuk merusak landmark bersejarah Islam, ini melanggar hukum Islam," ujar Al-Rifai kepada WAFA News Agency, dikutip dari CNNIndonesia, Sabtu, 25 Oktober 2025.

Sebagian besar terowongan awalnya merupakan jalur air bersejarah yang dikeringkan dan diubah menjadi terowongan, museum, dan sinagoge.

"Salah satu terowongan ini, yang dikenal sebagai 'Pasar Jabbana', diubah menjadi jalur wisata Yahudi, yang mengancam infrastruktur di bawah Masjid Al-Aqsa," ungkap Al-Rifai.

Al-Rifai mengingatkan, penggalian terowongan tersebut dapat menghancurkan beberapa landmark Palestina, seperti rumah-rumah bersejarah dan sekolah kuno.

Otoritas Yerusalem menilai penggalian terowongan bawah tanah yang dilakukan Israel tanpa menyertai kajian ilmiah dan standar yang jelas.

"Penggalian tersebut tidak memiliki metodologi ilmiah dan merupakan pelanggaran status quo, yang menegaskan bahwa penggalian tersebut murni bermotif politik," tegasnya.

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

capture

Mark Twain

"Rahasia untuk maju adalah memulai."
Load More >