Nemesio Rubén Oseguera Cervantes alias El Mencho. (foto:DEA)

Profil “El Mencho”, Bos Kartel Narkoba yang Kematiannya Bikin Meksiko Rusuh

24 February 2026
Font +
Font -

UPdates - Minggu, 22 Februari 2026, gelombang kekerasan dilaporkan pecah di sejumlah negara bagian Meksiko setelah bos kartel Meksiko yang dikenal sebagai "El Mencho", tewas di tangan pasukan keamanan.

You may also like : claudia sheinbaum presiden meksikoDikaitkan Kartel Narkoba, Presiden Meksiko Ancam Tuntut Elon Musk

Pria berusia 59 tahun yang memiliki nama asli Nemesio Rubén Oseguera Cervantes itu adalah pendiri dan pemimpin organisasi kriminal paling kuat dan terkenal di Meksiko yakni Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG).

You might be interested : nikah buayaDi Kota Ini, Wali Kota harus Menikahi Buaya, Wah Ada Sesi Ciuman

Kementerian Pertahanan Meksiko mengungkapkan bahwa salah satu pengedar narkoba paling dicari di dunia tersebut tewas di negara bagian Jalisco bagian barat bersama dengan setidaknya enam anak buahnya.

Kabar kematian El Mencho sontak memicu gelombang kekerasan, di seluruh wilayah yang ia kuasai.

Kerusuhan yang dilakukan oleh anak buah "El Mencho" bahkan memaksa maskapai penerbangan AS dan Kanada untuk membatalkan puluhan penerbangannya.

Disadur Keidenesia.TV dari The Guardian, Selasa, 24 Februari 2026, meskipun kurang terkenal secara internasional dibandingkan kartel Sinaloa milik Joaquín “El Chapo” Guzmán yang kini dipenjara, CJNG adalah nama yang dikenal luas di Meksiko.

Mereka terkenal karena aksi kekerasan ekstrem dan persenjataan besar bergaya militer mereka.

Badan Penegakan Narkoba AS (DEA) menganggap kartel ini sama kuatnya dengan kartel Sinaloa, dengan kehadiran di seluruh 50 negara bagian AS.

Kartel ini merupakan salah satu pemasok utama kokain ke pasar AS dan, seperti kartel Sinaloa, menghasilkan miliaran dolar dari produksi fentanil dan metamfetamin.

Namun, Sinaloa telah melemah akibat perselisihan internal setelah kehilangan pemimpinnya, Ismael “El Mayo” Zambada dan Guzmán, yang keduanya berada dalam tahanan AS.

El Mancho awalnya berasal dari Aguililla di negara bagian Michoacán.

Dikutip dari Al Jazeera, Selasa, 24 Februari 2026, sebelum terjun dalam bisnis narkoba, "El Mencho" sempat menjalani hidup sebagai petani alpukat dan bahkan pernah mengabdi sebagai petugas kepolisian. Namun, persinggungannya dengan dunia kriminal dimulai sejak tahun 1980-an, ketika ia mulai menanam ganja di negara bagian asalnya.

Ia kemudian bermigrasi ke AS di mana ia dihukum karena konspirasi untuk mendistribusikan heroin di pengadilan distrik AS untuk Distrik Utara California pada tahun 1994 dan menjalani hukuman hampir tiga tahun penjara.

Setelah dibebaskan, ia kembali ke Meksiko dan kembali terlibat dalam aktivitas perdagangan narkoba bersama gembong narkoba Ignacio Coronel Villareal, alias “Nacho Coronel”.

Setelah kematian Villareal, El Mencho dan Erik Valencia Salazar, alias “El 85”, membentuk CJNG sekitar tahun 2007.

Awalnya mereka bekerja untuk kartel Sinaloa, tetapi akhirnya mereka berpisah dan selama bertahun-tahun kedua kartel tersebut telah bertempur memperebutkan wilayah di seluruh Meksiko.

Salah satu cerita di dunia kriminal menyebutkan perpecahan itu disebabkan oleh seorang gembong narkoba Guadalajara yang menumpahkan segelas teh kembang sepatu ke saingannya saat sebuah pertemuan di bagian timur kota.

Insiden yang tampaknya biasa saja itu konon memicu serangkaian pengkhianatan, baku tembak, dan pembantaian berdarah dan membingungkan.

Tidak seperti El Chapo, yang meminta bantuan Sean Penn untuk mengubah kehidupan kriminalnya menjadi film Hollywood laris, El Mencho lebih memilih bersembunyi. Hanya sedikit foto dirinya yang ada.

Sejak tahun 2017, El Mencho telah beberapa kali didakwa di pengadilan distrik Amerika Serikat untuk Distrik Columbia.

Dakwaan pengganti terbaru, yang diajukan pada 5 April 2022, mendakwanya dengan konspirasi dan distribusi zat-zat terlarang (metamfetamin, kokain, dan fentanil) untuk tujuan impor ilegal ke AS dan penggunaan senjata api selama dan sehubungan dengan pelanggaran perdagangan narkoba.

El Mencho juga didakwa berdasarkan Undang-Undang Penegakan Hukum Gembong Narkoba karena mengarahkan suatu usaha kriminal yang berkelanjutan.

Pemerintah Amerika Serikat tercatat pernah menawarkan hadiah sekitar Rp252 miliar untuk penangkapan El Mencho, atas tuduhan menyelundupkan sejumlah besar kokain, fentanil, dan metamfetamin melintasi perbatasan selatan AS.

 

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

russell

Bertrand Russell

"Perang tidak menentukan siapa yang benar, hanya siapa yang tersisa"
Load More >