
UPdates—Polisi Iran mengkonfirmasi pada hari Sabtu bahwa situasi terkendali dan tidak ada alasan untuk khawatir.
You may also like :
Serangan Terbesar Ukraina ke Moskow, 34 Pesawat Nirawak Gempur Ibu Kota Rusia
Hal itu disampaikan menyusul serangan gabungan Israel-Amerika Serikat ke Teheran.
You might be interested :
Momen-momen Menegangkan, Israel Kirim Militer Cegah Kapal Aktivis yang Coba Terobos Blokade Gaza
Setelah serangan itu, Polisi Iran menyatakan bahwa situasi sejauh ini terkendali dan tidak perlu khawatir.
“Angkatan bersenjata Iran telah siaga tinggi untuk melakukan serangan balasan," kata Polisi Iran sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari INA, Sabtu, 28 Februari 2026.
Israel melancarkan serangan pendahuluan terhadap Iran hari ini. Serangan tersebut menyusul peringatan berulang kali dari AS dan Israel bahwa mereka akan menyerang lagi jika Iran melanjutkan program nuklir dan rudal balistiknya.
"Negara Israel melancarkan serangan pendahuluan terhadap Iran untuk menghilangkan ancaman terhadap negara Israel," kata Menteri Pertahanan Israel Katz, sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari RTHK.
Israel Katz menambahkan bahwa keadaan darurat telah diberlakukan di negaranya setelah serangan tersebut.
Semua sekolah di Israel ditutup, angkatan kerja diminta untuk bekerja dari rumah, semua pertemuan publik dilarang, dan wilayah udara negara itu ditutup.
Tiga ledakan terdengar di Teheran menurut media Iran, dengan satu terjadi di sebelah timur kota dan dua kemungkinan di Seyyed Khandan utara.