
UPdates - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat telah mengumumkan hadiah hingga $10 juta atau sekitar Rp169 Miliar untuk informasi terkait para pemimpin senior yang terkait dengan jaringan militer dan keamanan Iran.
You may also like :
Trump Protes Presiden Biden Perintahkan Bendera Dikibarkan Setengah Tiang saat Ia Dilantik
Hadiah tersebut diberikan melalui program Rewards for Justice dari Departemen Luar Negeri AS yang bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang individu yang terlibat dalam kegiatan yang mengancam keamanan internasional.
You might be interested :
Trump Menggertak, Iran Siapkan Rudal dan Ancam Pasang Ranjau di Selat Hormuz, Ini Alasan Pejabat AS Khawatir
Pengumuman ini disampaikan di tengah terus meningkatnya ketegangan yang melibatkan Amerika Serikat, Israel dan Iran setelah serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran dan serangan balasan rudal dan drone Iran di seluruh wilayah Timur Tengah pada 28 Februari lalu.
Disadur Keidenesia.TV dari timesnownews.com, sabtu, 14 Maret 2026, daftar yang dirilis oleh Dinas Keamanan Diplomatik mencantumkan beberapa pejabat senior Iran dan tokoh-tokoh yang terkait dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
Di antara nama-nama yang tertera dalam daftar tersebut yakni Mojtaba Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang baru.
Para pejabat AS mengatakan hadiah tersebut menargetkan individu-individu yang memainkan peran kunci dalam mengarahkan atau mendukung IRGC dan operasi globalnya.
Menurut pengumuman yang dirilis oleh Departemen Luar Negeri tersebut, tokoh-tokoh ini memegang posisi yang memungkinkan mereka untuk mengawasi perencanaan, pengorganisasian, dan pelaksanaan kegiatan yang terkait dengan organisasi tersebut.
Nama lain yang tercantum adalah Ali Asghar Hejazi. Ia menjabat sebagai wakil kepala staf mendiang Pemimpin Tertinggi serta Ali Larijani, seorang tokoh keamanan senior dan mantan pejabat tinggi dalam sistem politik Iran.
Daftar tersebut juga menyebutkan Yahya Rahim Safavi, yang menjabat sebagai penasihat militer senior untuk Pemimpin Tertinggi. Dua menteri senior Iran lainnya juga muncul dalam daftar tersebut. Mereka termasuk Menteri Dalam Negeri Eskandar Momeni dan Menteri Intelijen Esmail Khatib.
Selain para pejabat yang disebutkan namanya, daftar tersebut merujuk pada empat posisi kunci tanpa menyebutkan identitas individu yang saat ini mendudukinya.
Posisi-posisi tersebut meliputi sekretaris Dewan Pertahanan Tertinggi, kepala kantor militer Pemimpin Tertinggi, panglima tertinggi IRGC, dan seorang penasihat Pemimpin Tertinggi Iran.