Mojtaba Khamenei (Foto: AFP)

Pamit Ingin Periksa Kebun, Rekaman Audio yang Bocor Ungkap Mojtaba Khamenei Lolos dari Maut hanya Hitungan Detik

17 March 2026
Font +
Font -

UPdates—Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei lolos dari serangan rudal yang menghancurkan keluarganya karena ingin memeriksa kebunnya. Itu berdasarkan klaim rekaman audio yang bocor.

You may also like : trump netanyahu anadoluAmerika Beri Israel Waktu 1 Minggu Akhiri Perang, Terlalu Remehkan Iran dan Dampak Perang

Pemimpin tertinggi Iran yang baru itu mengatakan kepada istri, putra, dan orang tuanya bahwa ia akan keluar ‘untuk melakukan sesuatu’ beberapa saat sebelum rudal balistik Blue Sparrow menghantam bunkernya saat mereka berkumpul pada 28 Februari sekitar pukul 9 pagi.

You might be interested : vinnik afpAmerika Bebaskan Penjahat Dunia Maya Rusia, Ditukar dengan Guru Sekolah

Rekaman yang bocor dari Mazaher Hosseini, kepala protokol untuk kantor Ali Khamenei yang kini telah meninggal, memberikan penjelasan rinci pertama tentang serangan yang memicu perang Iran.

Hosseini mengatakan dalam rekaman yang dirilis ke Telegraph bahwa itu sudah takdir dan kehendak Allah SWT bahwa Mojtaba selamat dari serangan mengerikan itu.

“Kehendak Tuhan adalah bahwa Mojtaba harus pergi ke halaman untuk melakukan sesuatu dan kemudian kembali,” katanya dalam rekaman audio sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Metro, Selasa, 17 Maret 2026.

“Ia berada di luar dan sedang menuju ke lantai atas ketika mereka menghantam gedung dengan rudal.  Istrinya, Nyonya Haddad, gugur seketika,” lanjutnya.

Hosseini menambahkan bahwa Mojtaba hanya menderita cedera ringan di kakinya.

Menurut Hosseini, serangan itu tampaknya bertujuan untuk melenyapkan seluruh keluarga Khamenei.

“Para iblis ini telah mempertimbangkan beberapa lokasi di dalam kompleks kantor untuk diserang – salah satunya adalah tempat tinggal pemimpin tertinggi. Mereka menghantam lokasi itu dengan tiga rudal,” katanya.

Rekaman audio ini muncul setelah sebelumnya Presiden AS, Donald Trump mengakui bahwa dia tidak tahu apakah Khamenei masih hidup atau tidak di tengah laporan bahwa dia diterbangkan ke Rusia untuk operasi kaki yang menyelamatkan nyawa.

“Kita tidak tahu… apakah dia sudah meninggal atau belum. Saya akan mengatakan bahwa tidak ada yang melihatnya, yang tidak biasa,” ujar Trump.

“Banyak orang mengatakan bahwa dia cacat parah. Mereka mengatakan bahwa dia kehilangan kakinya… dan dia terluka parah. Orang lain mengatakan dia sudah mati,” lanjut Trump.

Mojtaba Khamenei baru-baru ini mengeluarkan pernyataan yang penuh amarah menuntut balas dendam terhadap AS dan sekutunya.

Surat kabar Kuwait Al-Jarida melaporkan bahwa Ayatollah baru itu telah ditarik keluar dari bunker yang menewaskan istri, ibu, ayah, dan putranya, dan diselundupkan keluar dari Iran untuk menjalani operasi rahasia.

Evakuasi rahasia itu membuat pemimpin Iran yang baru itu diterbangkan ke Moskow dengan pesawat militer Rusia.

Khamenei kemudian diduga menjalani operasi yang 'berhasil' di salah satu istana kepresidenan Vladimir Putin.

Laporan berkisar dari patah kaki dan luka kecil di wajahnya, hingga kehilangan satu kaki atau bahkan Khamenei koma.

“Pemimpin revolusi dalam keadaan sehat dan sepenuhnya mengendalikan situasi,” kata Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi.

Mojtaba Khamenei terpilih untuk menggantikan ayahnya, tetapi ia masih belum tampil di depan publik, dan tidak muncul di depan kamera untuk menyampaikan pesan balas dendam pertamanya pada hari Kamis.

Sebagai gantinya, media pemerintah menerbitkan pernyataan tertulis. “Saya meyakinkan semua orang bahwa kami tidak akan menahan diri untuk membalaskan darah para martir Anda,” tegasnya.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

mustofa bisri

Achmad Mustofa Bisri

"Kerendahanmu tidak akan terangkat dengan merendahkan orang lain."
Load More >