Logo PSM Makassar (Foto: Ofisial PSM Makassar)

PSM Doyan Kartu, Ini 10 Raja Kartu Kuningnya

17 March 2026
Font +
Font -

UPdates—Kedisiplinan tampaknya perlu menjadi perhatian PSM Makassar saat mereka berjuang menghindari degradasi dari BRI Super League.

Berdasarkan statistik yang dilansir Keidenesia.tv dari website I-League, PSM adalah tim yang sangat doyan kartu.

Untuk kartu kuning, PSM menjadi kolektor terbanyak kedua. Pemain Pasukan Ramang total sudah mendapatkan 75 kartu kuning dalam 25 laga.

Di antara seluruh kontestan liga, hanya Bhayangkara FC yang memiliki jumlah kartu kuning lebih banyak, yakni 81.

Pemain PSM dengan jumlah kartu kuning terbanyak yakni Gledson Paixao, Jacques Medina, dan Aloisio Soarez Neto. Ketiga pemain ini sama-sama sudah mengoleksi 6 kartu kuning.

Selain 75 kartu kuning, PSM juga sudah mendapat lima kartu merah. Mereka menjadi klub dengan jumlah kartu merah terbanyak keenam setelah Arema FC (9), Persijap Jepara (8), Persija Jakarta (7), Persebaya Surabaya (7), dan Madura United (6).

Kelima kartu merah PSM didapat Alex Tangue, Syahrul Lasinari, Victor Luiz, Akbar Tanjung, dan Ananda Raehan.

Di antara lima kartu merah itu, Victor Luiz menjadi kerugian besar. Pasalnya, ia mendapat hukuman tiga pertandingan.

Absennya bek sayap sekaligus top assist PSM itu turut berkontribusi pada empat kekalahan beruntun tim Juku Eja baru-baru ini.

Selengkapnya, berikut kolektor kartu kuning dan kartu merah terbanyak PSM sebagaimana data yang dilansir Keidenesia.tv dari I-League, Selasa, 17 Maret 2026:

Kartu Kuning

  1. Gledson Paixao: 6
  2. Jacques Medina: 6
  3. Aloisio Soarez Neto: 6
  4. Victor Luiz: 5
  5. Akbar Tanjung: 5
  6. Yuran Fernandes: 4
  7. Ananda Raehan: 4
  8. M Arfan: 4
  9. Ricky Pratama: 4
  10. Savio Roberto: 4

Kartu Merah

  1. Alex Tangue: 1
  2. Syahrul Lasinari: 1
  3. Victor Luiz: 1
  4. Akbar Tanjung: 1
  5. Ananda Raehan: 1
Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

mustofa bisri

Achmad Mustofa Bisri

"Kerendahanmu tidak akan terangkat dengan merendahkan orang lain."
Load More >