Sebuah spanduk menyambut kelahiran bayi di Kabupaten Hongseong (Foto: Hongseong County)

Kelahiran Anak Pertama dalam 17 Tahun, Bayi di Korsel Disambut dengan Spanduk dan Dirayakan Seluruh Kota

1 April 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Sebuah kota kecil di Korea Selatan, Eunha-myeon, merayakan kelahiran anak pertama dalam 17 tahun dengan memasang spanduk di jalan utama untuk menghormati keluarga yang baru saja memiliki bayi laki-laki bernama Yong-jun.
  • Kota ini telah mengalami penurunan populasi dari 2.600 menjadi kurang dari 2.000 jiwa dalam 6 tahun terakhir, sehingga kelahiran bayi ini menjadi berita yang sangat menggembirakan.
  • Walikota kota, Shim Seon-ja, berjanji untuk memberikan dukungan administratif agar kota ini menjadi tempat yang baik untuk membesarkan anak dan tempat yang diinginkan semua orang untuk tinggal.
  • Selain kelahiran bayi, kota ini juga menyambut 4 siswa baru di sekolah setempat, sehingga jumlah siswa menjadi 17, yang merupakan tonggak demografis lain yang patut dirayakan.
  • Peningkatan angka kesuburan di Korea Selatan pada tahun 2025, yang meningkat 6,2% dari tahun ke tahun, serta penurunan angka perceraian sebesar 9,8%, menandakan bahwa keruntuhan demografis mungkin bukan takdir akhir negara tersebut.
  • Keluarga bayi Yong-jun, yang terdiri dari ibu Sreydani, seorang imigran dari Kamboja, dan ayah Jeong Hae-deok, sangat bahagia dengan kelahiran anak mereka dan disambut hangat oleh masyarakat setempat.
  • Perayaan kelahiran bayi ini menunjukkan upaya kota untuk meningkatkan kesadaran dan mendukung keluarga-keluarga yang memutuskan untuk memiliki anak di tengah peningkatan angka kesuburan di Korea Selatan.
atau

UPdates—Sebuah kota kecil di pedesaan Korea Selatan merayakan kelahiran anak pertama dalam 17 tahun di tengah peningkatan angka kesuburan negara tersebut.

You may also like : savevid.net 467430659 583828024135773 3655636240894275163 nKonflik NewsJeans vs HYBE Berlanjut, ADOR Bilang Begini

Pada tanggal 19 Maret, Sreydani, seorang imigran dari Kamboja, dan suaminya Jeong Hae-deok, menyambut kelahiran putra mereka, Yong-jun. Kota Eunha-myeon di Kabupaten Hongseong memasang spanduk di jalan utama untuk menghormatinya.

You might be interested : choi mal jaGigit Lidah Pemerkosanya Hingga Putus dan Divonis Salah, Wanita di Korsel Disidang Ulang Setelah 61 Tahun

“Sebuah hadiah istimewa yang datang ke Eunha-myeon pada tahun 2026. Kami merayakan kelahiran bayi laki-laki Jeong Yong-jun,” demikian bunyi spanduk tersebut sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Good News Network, Rabu, 1 April 2026.

Populasi Eunha-myeon telah menurun dari 2.600 menjadi kurang dari 2.000 jiwa selama 6 tahun terakhir. Ini adalah salah satu kota terkecil di negara ini, dan contoh tipikal dari dampak penurunan demografis yang mengancam negara-negara dari semua budaya di seluruh dunia.

Walikota kota, Shim Seon-ja, dengan gembira menyambut kelahiran baru tersebut.

“Kami akan melakukan segala upaya dalam dukungan administratif agar Eunha-myeon dapat menjadi tempat yang baik untuk membesarkan anak dan tempat yang diinginkan semua orang untuk tinggal,” kata Shim kepada afiliasi Korea Times, Hankook Ilbo.

Selain kelahiran itu, 4 siswa baru terdaftar di satu-satunya sekolah di kota tersebut, sehingga jumlah siswa menjadi 17, sebuah tonggak demografis lain yang patut dirayakan oleh penduduknya.

Sebelumnya, GNN melaporkan bahwa tahun 2025 menyaksikan peningkatan tajam angka kesuburan di Korea Selatan, negara dengan angka kesuburan terendah di dunia.

Meningkat 6,2% dari tahun ke tahun, dan dipadukan dengan penurunan angka perceraian sebesar 9,8%, hal ini menandakan bahwa keruntuhan demografis mungkin bukan takdir akhir negara tersebut.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

russell

Bertrand Russell

"Perang tidak menentukan siapa yang benar, hanya siapa yang tersisa"
Load More >