
UPdates—Kebakaran menghanguskan sekitar 1.000 rumah di sebuah desa pesisir di negara bagian Sabah, Malaysia, pada hari Minggu. Dinas pemadam kebakaran menyebut ribuan orang terpaksa mengungsi.
You may also like :
Mati Lampu, Bandara Heathrow London Ditutup, 1.300 Penerbangan Terganggu
Kepala pemadam kebakaran dan penyelamatan distrik, Jimmy Lagung mengatakan, pihak berwenang diberitahu tentang kebakaran di distrik Sandakan sekitar pukul 01.32 pagi.
You might be interested :
Tegur Pemuda yang Ajak Siswi SMP Keluar Malam, Polisi Malaysia Viral: Apa Kamu tak Malu?
“Angin kencang dan jarak antar rumah yang berdekatan menyebabkan api menyebar dengan cepat, sementara kondisi air surut juga mempersulit untuk mendapatkan sumber air terbuka,” kata Lagung sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari India Today, Minggu, 19 April 2026.
Kebakaran terjadi di salah satu desa terapung di Sabah, yang memiliki rumah-rumah kayu yang dibangun di atas tiang dan merupakan tempat tinggal beberapa komunitas termiskin di negara itu, termasuk banyak kelompok tanpa kewarganegaraan dan masyarakat adat.
Lebih dari 9.000 penduduk terkena dampak kebakaran meskipun tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, kata polisi Sandakan sebagaimana dilaporkan kantor berita negara Bernama.
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan pemerintah federal sedang berkoordinasi dengan otoritas Sabah untuk memberikan bantuan dasar dan relokasi sementara bagi mereka yang terkena dampak.
"Prioritas sekarang adalah keselamatan para korban dan bantuan segera di lapangan," katanya dalam sebuah unggahan di Facebook.