
UPdates—Dari Riviera Beach di Florida, AS, muncul kisah seorang pria yang mengembalikan $30.000 atau sekitar Rp530 juta kepada seseorang yang kehilangan uang tersebut.
You may also like :
Video Viral, Penjual Es Krim Tua yang Jalan Kaki di Tengah Cuaca Panas Florida Dapat Donasi Rp488 Juta
Itu jumlah yang sangat besar dan bisa saja ia pakai untuk membeli barang mewah. Akan tetapi, pria bernama Luis Salazar itu menegaskan bahwa uang itu bukan miliknya.
Kisah ini sederhana, namun kuat, dan merupakan pengingat bahwa ada orang baik di seluruh negeri; di seluruh dunia.
Kisah ini dimulai dengan Luis Salazar berjalan ke kamar mandi toko serba ada Wawa dan menemukan tas pinggang tergantung di pegangan tangan di dalam bilik toilet.
Salazar bertanya-tanya di dalam toko untuk melihat apakah ada yang lupa dengan tasnya, tetapi tidak berhasil menemukan pemiliknya.
Pikiran selanjutnya adalah membuka tas itu untuk mencari kartu identitas dan ia langsung terkejut dengan apa yang dilihatnya di dalam: beberapa tumpukan uang tunai yang sangat besar.
Namun, karena sifat baiknya, Salazar tidak pernah berpikir untuk mengambil sepeser pun. Alih-alih, ia malah menghabiskan beberapa hari mencoba menemukan pemiliknya.
Akhirnya, pemilik tas pinggang itu menghubungi polisi Riviera Beach untuk melaporkan kehilangan tasnya, yang menggunakan rekaman kamera keamanan untuk mengidentifikasi Salazar.
Mereka mengatakan kepadanya bahwa pemiliknya sedang menunggu di Kantor Polisi Riviera Beach, dan Salazar langsung pergi ke sana.
“Jadi, saya memberikan tasnya kepadanya. ‘Ini milikmu.’ Dan dia menangis. Dan dia memeluk saya,” kata Salazar sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Good News Network, Jumat, 22 Mei 2026.
Pemiliknya, yang memilih untuk tidak disebutkan namanya mengaku sangat terkejut dengan sikap Salazar.
“Saya cukup terkejut bahwa ada orang yang mau melakukan itu. Bayangkan. Itu uang yang mengubah hidup. Orang akan membunuh demi uang sebanyak itu,” ujarnya.
Salazar dengan tegas mengatakan bahwa uang itu bukan haknya. “Itu bukan uang saya untuk diambil. Saya tidak dibesarkan seperti itu,” jelas Salazar.