F15 Strike Eagle (Foto: X/USairforce)

Iran Diduga Pakai Rudal China Tembak Jatuh Jet Tempur F-15 AS  

31 May 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Sebuah jet tempur F-15 AS ditembak jatuh di barat daya Iran bulan lalu, kemungkinan oleh rudal buatan China yang ditembakkan dari bahu.
  • Insiden ini merupakan peristiwa penting karena mungkin ini adalah pertama kalinya dalam beberapa dekade jet tempur AS ditembak jatuh oleh tembakan musuh.
  • Kedua awak pesawat berhasil melontarkan diri dengan selamat sebelum pesawat jatuh, dengan pilot diselamatkan dalam waktu sekitar tujuh jam dan awak kedua setelah sekitar dua hari.
  • Laporan intelijen AS menunjukkan bahwa Tiongkok mungkin berencana untuk menyediakan sistem pertahanan udara tambahan kepada Iran, yang dapat memperburuk hubungan antara AS dan China.
  • AS baru-baru ini menuduh Tiongkok membantu Iran dengan mengizinkan akses ke layanan satelit Tiongkok, sehingga AS menjatuhkan sanksi kepada tiga perusahaan satelit Tiongkok.
  • Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Presiden Tiongkok Xi Jinping telah berjanji tidak mengirimkan senjata ke Iran, namun laporan intelijen AS menyatakan sebaliknya.
  • Insiden ini terjadi pada saat ketegangan antara AS dan Iran sedang meningkat, dan dapat mempengaruhi hubungan antara AS dan China dalam jangka panjang.
atau

UPdates—Sebuah jet tempur F-15 AS yang jatuh di barat daya Iran bulan lalu mungkin telah terkena rudal buatan China yang ditembakkan dari bahu, menurut laporan baru.

You may also like : meloni trumpGiorgia Meloni yang Mendadak Bandel dan Berani Melawan Trump

Menurut NBC News, China mungkin juga telah memberikan dukungan militer tambahan kepada Iran selama konflik yang dimulai pada 28 Februari, termasuk teknologi pesawat siluman dan sistem radar jarak jauh.

You might be interested : california san dieg freepikFBI Peringatkan Iran Rencanakan Serangan Drone Mendadak ke California, Begini Caranya

Pejabat AS mengatakan peralatan ini dapat meningkatkan kemampuan Iran untuk melacak jet tempur canggih seperti F-15E Strike Eagle AS.

Pada saat itu, Presiden AS Donald Trump mengatakan jet tersebut terkena rudal yang diluncurkan dari bahu, juga disebut MANPADS.

Ini adalah rudal kecil dan portabel yang dapat dibawa di bahu seseorang dan ditembakkan ke pesawat yang terbang rendah. Panjangnya sekitar 7 kaki dan beratnya sekitar 40 pon.

Penembakan  itu memicu operasi pencarian selama 36 jam untuk menemukan awak pesawat setelah pesawat jatuh.

Para pejabat AS masih menyelidiki bagaimana jet Amerika itu ditembak jatuh pada bulan April. Insiden ini digambarkan sebagai peristiwa penting, karena mungkin ini adalah pertama kalinya dalam beberapa dekade jet tempur AS ditembak jatuh oleh tembakan musuh.

Jet tersebut memiliki dua awak, keduanya berhasil melontarkan diri dengan selamat sebelum pesawat jatuh.

Pilot diselamatkan dalam waktu sekitar tujuh jam, sementara awak kedua, seorang petugas sistem senjata, membutuhkan waktu lebih lama untuk ditemukan.

Ia bersembunyi di pegunungan wilayah Zagros Iran dan baru diselamatkan setelah sekitar dua hari, menurut Pentagon.

Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari NDTV, Minggu, 31 Mei 2026, laporan tersebut menyatakan bahwa masih belum diketahui secara pasti kapan China mungkin telah memasok peralatan militer ke Iran.

Namun, jika Iran memang menggunakan senjata buatan China, hal itu dapat semakin memperburuk hubungan antara AS dan China, karena Washington mungkin memandang Beijing sebagai pihak yang secara tidak langsung mendukung Iran dalam konflik tersebut.

Hal ini terjadi pada saat Trump sedang berusaha untuk mendapatkan bantuan China dalam mengakhiri konflik antara AS dan Iran.

Laporan tersebut juga menyatakan bahwa pemerintahan Trump membantu mengatur gencatan senjata dengan Iran sebelum pertemuan penting antara Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping.

Menurut NBC News, laporan intelijen AS menunjukkan bahwa Tiongkok mungkin berencana untuk menyediakan sistem pertahanan udara tambahan kepada Iran.

Beberapa mantan pejabat percaya bahwa detail intelijen ini mungkin sengaja dipublikasikan untuk mengungkap kemungkinan rencana Tiongkok, sebuah taktik yang telah digunakan oleh pemerintahan AS sebelumnya.

Laporan tersebut juga menyatakan bahwa AS baru-baru ini menuduh Tiongkok membantu Iran dengan mengizinkan akses ke layanan satelit Tiongkok, yang dapat membantu Iran dalam melacak pasukan AS. Akibatnya, AS menjatuhkan sanksi kepada tiga perusahaan satelit Tiongkok. Namun, Tiongkok menolak tuduhan tersebut.

Awal bulan ini, Trump mengatakan kepada Fox News bahwa Xi secara pribadi meyakinkannya bahwa Tiongkok tidak mengirimkan senjata ke Iran.

"Presiden Xi telah berjanji kepada saya bahwa dia tidak mengirimkan senjata apa pun ke Iran. Itu janji yang indah. Saya mempercayainya. Saya menghargainya," katanya.

Font +
Font -