
UPdates — Bintang muda Swiss, Johan Manzambi menjadi sorotan utama di Piala Dunia 2026. Pemain berusia 20 tahun itu sudah mencetak tiga gol dan membantu Swiss menjadi juara Grup B.
Manzambi mengabarkan kehadirannya di Piala Dunia saat masuk dari bangku cadangan dan mencetak dua gol dalam kemenangan 4-1 Swiss atas Bosnia-Herzegovina di pertandingan kedua negaranya.
Ia kemudian mencetak satu gol lagi dalam pertandingan terakhir Grup B Swiss melawan tuan rumah Kanada hari ini.
Dengan tiga golnya sejauh ini, ia berada di jajaran para bintang Piala Dunia 2026 yang tampil gemilang di awal turnamen.
Berkat dua golnya ke gawang Bosnia, ia menjadi pemain termuda yang mencetak dua gol dari bangku cadangan di Piala Dunia.
Ia juga menjadi pemain Swiss termuda yang mencetak gol di pertandingan Piala Dunia sejak tahun 1950. Selain itu, ia menjadi pencetak dua gol termuda negaranya dalam sejarah Piala Dunia.
"Johan adalah pria yang bahagia dengan kemampuan sepak bola yang luar biasa. Kami bisa menggunakan dia secara fleksibel, lebih bertahan, di lini tengah, tapi juga di sayap sebagai striker," puji pelatih Swiss Murat Yakin soal kualitas bintang mudanya sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari website resmi FIFA, Kamis, 25 Juni 2026.
"Dia adalah pesepakbola jalanan, tipe pemain yang perlu diberi kebebasan. Saat menyerang, dia punya kebebasan penuh. Dia bisa memberikan tekanan, dia punya kemampuan menggiring bola yang bagus, dan dia bisa menyelesaikannya," lanjut Yakin.
Pelatih Kanada, Jesse Marsch juga memuji Manzambi. “Saya pikir dia adalah pemain yang sangat berbakat dan memiliki masa depan yang cerah,” katanya.
Pemain muda itu tampil mengesankan sepanjang musim di SC Freiburg di Bundesliga Jerman dan terpilih sebagai pemain muda terbaik Swiss tahun 2025.
Fleksibilitasnya sangat penting dalam permainannya – meski secara alami lebih menyerang dan merupakan penyerang berbakat, Manzambi menghabiskan sebagian besar paruh kedua musim ini di lini tengah bertahan Freiburg.
Di sana, ia memainkan peran penting dalam membawa klubnya ke final Eropa pertama mereka. Manzambi mencetak gol di leg kedua semifinal untuk membawa Freiburg lolos ke final Liga Europa dan dinobatkan sebagai Discovery of the Season sebagai pemain muda terbaik kompetisi tersebut.
Di tim Nati yang sudah mapan dengan sejumlah pemain berpengalaman, Manzambi sejauh ini lebih banyak diturunkan sebagai pemain pengganti. Meski begitu, ia mampu mencetak lima gol dalam 15 penampilan pertamanya.
Dua jam setelah aksi heroiknya melawan Bosnia, Manzambi mengaku tidak bisa berhenti tertawa dan tersenyum.
“Bagi saya ini luar biasa. Ini adalah mimpi masa kecil!” tegasnya.
Bahkan sebelum penampilannya yang menawan di Piala Dunia, Manzambi telah menarik minat dari klub-klub besar termasuk Chelsea dan Manchester United.
Jadi, bisa dipastikan ia akan menjadi salah satu alumni Piala Dunia 2026 yang akan menjadi buruan utama dan penampilan luar biasanya akan mendongkrak nilai pasarnya.