
UPdates—Foto-foto viral yang beredar di media sosial mengklaim bahwa penegak hukum Irak menemukan uang tunai 70 miliar dinar Irak (sekitar Rp964 miliar), 27 kg emas, dan bahkan bra dan celana dalam berbahan emas selama penggerebekan di kediaman politisi di negara itu.
You may also like :
Mimpi Buruk Arab Saudi tak Dipanggil, Ini 28 Pemain Timnas Indonesia di Putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia
Laporan menyebut uang dan benda-benda itu didapat di rumah politisi bernama Hind Al-Abbasi. Sementara laporan lain mengatakan temuan itu di rumah anggota parlemen Irak Aliya Nasif.
You might be interested :
Hasil Survei KPK: Polri, BUMN, Provinsi Sumut, dan Kota Makassar "Rapor Merah"
Klaim tersebut telah memicu diskusi luas secara online, dengan foto-foto yang diduga menunjukkan tumpukan uang tunai, batangan emas, dan barang-barang mewah dibagikan secara luas. Namun, beberapa aspek dari narasi viral tersebut masih belum terverifikasi.
Irak memang telah meluncurkan kampanye anti-korupsi besar-besaran yang menargetkan politisi dan pejabat pemerintah yang dituduh melakukan korupsi dan pencucian uang.
Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari The Tribune, Jumat, 3 Juli 2026, badan keamanan melakukan penggerebekan di kediaman beberapa perwakilan publik dan pejabat sebagai bagian dari penindakan tersebut.
Sejumlah besar uang tunai dan emas dilaporkan telah disita dalam beberapa operasi ini.
Laporan juga menunjukkan bahwa puluhan tersangka, termasuk politisi dan pejabat pemerintah, telah ditahan sebagai bagian dari kampanye yang sedang berlangsung.
Meskipun unggahan media sosial yang viral mengaitkan penyitaan dengan Hind Al-Abbasi, belum ada konfirmasi resmi dari otoritas Irak yang menghubungkan semua gambar yang beredar atau daftar lengkap barang sitaan kepadanya.
Klaim yang paling banyak dibagikan melibatkan bra dan celana dalam berbahan emas, yang digambarkan dalam unggahan viral sebagai "pakaian dalam emas". Namun, klaim ini belum diverifikasi secara resmi.
Beberapa laporan menunjukkan bahwa barang-barang emas mewah tersebut mungkin telah ditemukan selama penggerebekan anti-korupsi, sementara yang lain menunjukkan bahwa klaim tersebut mungkin dilebih-lebihkan atau secara keliru dikaitkan dengan anggota parlemen tertentu.
Beberapa pemeriksa fakta telah mencatat bahwa tidak ada bukti resmi yang mengkonfirmasi penemuan pakaian dalam emas dari kediaman Hind Al-Abbasi.
Laporan menunjukkan bahwa penggerebekan juga dilakukan di kediaman anggota parlemen Irak, Alia Nassif, di mana pihak berwenang diduga menemukan miliaran dinar Irak dan emas.
Beberapa laporan mengklaim bahwa gambar-gambar viral dari pakaian dalam emas yang diduga tersebut terkait dengan kasus ini, bukan Hind Al-Abbasi. Namun, klaim ini pun masih belum dikonfirmasi oleh pihak berwenang Irak.